Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Tiga Tentara NATO Tewas di Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Tiga tentara asing tewas di Afghanistan pada Ahad (5/6). Dua tentara tewas akibat helikopter mereka jatuh di timur. 

Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan persekutuan Pertahanan Atlantik Utara NATO, mengatakan bahwa penyebab kecelakaan tersebut sedang diselidiki, tapi ada ada tanda tembakan musuh di daerah tersebut pada saat itu.

Sejalan dengan kebijakannya, ISAF tidak merinci kejadian itu atau mengungkapkan negara asal tentara korban tersebut.

Sementara itu, di Afghanistan selatan, tentara lain tewas akibat serangan pejuang.

Kematian di selatan dan timur itu terjadi saat Menteri Pertahanan Amerika Serikat Robert Gates mengunjungi Afghanistan untuk kunjungan perpisahan ke pasukan tersebut.

Sekitar 130.000 tentara asing pimpinan Amerika Serikat di Afghanistan memerangi pejuang Taliban, yang telah berlangsung hampir 10 tahun sejak serbuan pimpinan negara adidaya itu pada 2001 menumbangkan pemerintah mereka di Kabul. 

Taliban memerintah sejak 1996 dan serbuan itu dilakukan sesudah Taliban menolak menyerahkan pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin, yang Amerika Serikat tuduh menjadi otak serangan atas negara adidaya itu pada 11 September tahun tersebut. 

Kematian itu membuat jumlah tentara asing tewas di negara terkoyak perang tersebut menjadi sedikit-dikitnya 228 pada tahun ini, kata laman mandiri iCasualties.org.

Sekitar 2.509 tentara asing tewas di Afghanistan sejak itu, dengan Amerika Serikat berada di urutan pertama jumlah korban dengan 1.605 orang, diikuti Inggris (369), Kanada (156), Prancis (59), Jerman (53), Denmark (40), Italia (36), Spanyol (30), Polandia (26), Belanda (25), Australia (24), dan negara lain dari sekutu 43 negara tersebut.

Korban tewas tentara asing pada April dan Mei tahun ini berjumlah 110 orang -51
dalam April dan 59 pada Mei-, kata iCasualties.org.

Angka keseluruhan naik dari 85 pada masa sama pada tahun lalu dan merupakan angka kematian tertinggi untuk April dan Mei sejak awal perang itu pada ahir 2001.

Angka itu muncul beberapa pekan sebelum dimulai rencana serah terima tanggung jawab keamanan dari tentara asing ke pasukan Afghanistan di tujuh wilayah lebih aman Afghanistan sejak Juli.

Pasukan Afghanistan dijadwalkan memimpin keamanan di seluruh negeri tersebut pada 2014, yang memungkinkan penarikan seluruh pasukan tempur asing.*

Rep: Muhsin
Editor: Panji Islam

Bagikan:

Berita Terkait

PM Turki Sebut Arab dan Turki  Kunci  Perdamaian Abadi

PM Turki Sebut Arab dan Turki Kunci Perdamaian Abadi

Penasihat Trump Mengatakan Lobi ‘Israel’ ‘Mendorong AS ke Dalam Perang’

Penasihat Trump Mengatakan Lobi ‘Israel’ ‘Mendorong AS ke Dalam Perang’

Turki Penjarakan Tokoh Oposisi Kurdi dengan Tuduhan Terorisme

Turki Penjarakan Tokoh Oposisi Kurdi dengan Tuduhan Terorisme

Rezim Assad Menjalin Hubungan dengan Israel

Rezim Assad Menjalin Hubungan dengan Israel

Fernando Haddad Gantikan Lula da Silva sebagai Capres Brazil

Fernando Haddad Gantikan Lula da Silva sebagai Capres Brazil

Baca Juga

Berita Lainnya