Selasa, 16 Februari 2021 / 4 Rajab 1442 H

Internasional

Hati-hati, Sumpah Serapah Bisa Didenda di Australia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Warga Australia boleh jadi menyukai gaya bicara yang sederhana, tapi satu perangkat hukum akan ditetapkan guna membatasi gaya berbahasa mereka.

Hukum itu akan memberi hak kepada para polisi menjatuhkan denda di tempat bagi mereka yang diketahui menggunakan kata-kata sumpah serapah.

Kota kedua terpadat di Australia dijadwalkan menyetujui sebuah undang-undang baru pekan ini, di mana polisi dapat menjatuhkan denda hingga 240 dolar Australia atau setara Rp2,16 juta kepada orang-orang yang menggunakan kata-kata atau frase yang menyinggung.

Jaksa Agung Victoria Robert Clark mengatakan, denda tersebut mirip dengan denda yang diberikan bagi mereka yang tertangkap mengebut atau parkir ilegal, yang akan mengurangi beban polisi.

“Ini akan memberikan polisi alat yang mereka butuhkan untuk dapat bertindak melawan perilaku buruk semacam itu di lokasi kejadian, daripada harus membawa pelaku ke pengadilan dan menghabiskan waktu dan uang dalam prosesnya,” katanya.

Namun bahkan para pengacara utama negara juga mengakui jika mereka kadang-kadang menyumpah.

“Kadang-kadang saya menggumamkan sesuatu seperti orang lain juga mungkin,” katanya kepada radio ABC.

“Tetapi hukum ini tidak ditujukan untuk itu, hukum ini ditujukan pada perilaku yang menjengkelkan, sikap ofensif di depan umum yang membuat hidup tidak menyenangkan bagi orang lain,” demikian Robert Clark.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa Harvard Menyontek Massal

Mahasiswa Harvard Menyontek Massal

Transgender Dibunuh, Demonstran Minta Presiden Trump Akui Hak LGBT

Transgender Dibunuh, Demonstran Minta Presiden Trump Akui Hak LGBT

PM Australia Mengaku Seorang Atheis

PM Australia Mengaku Seorang Atheis

Mesir Akan Buka Kembali Pelintasan Rafah Gaza

Mesir Akan Buka Kembali Pelintasan Rafah Gaza

Hakim Federal AS Izinkan Penyiaran Foto Penyiksaan Tahanan Iraq

Hakim Federal AS Izinkan Penyiaran Foto Penyiksaan Tahanan Iraq

Baca Juga

Berita Lainnya