Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Tunisia Blokir Situs Porno

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengadilan Tunisia memerintahkan lembaga internet Tunisia, ATI, untuk memblokir semua situs pornografi yang bisa diakses setelah dicabutnya kebijakan sensor pada Januari lalu, demikian lansir AFP (27/5).

Keputusan pengadilan tersebut dikeluarkan pengadilan menyusul tuntutan yang diajukan tiga pengacara, yang menilai situs-situs porno berbahaya bagi generasi muda dan bertentangan dengan ajaran Islam.

Jika keputusan itu dijalankan, maka hal itu menjadi sensor yang keduakalinya atas internet sejak jatuhnya rezim Zine El-Abidine Ben Ali pada 14 Januari lalu. Pada awal Mei, beberapa situs dan profil Facebook diblokir ATI atas perintah dari pengadilan militer, meskipun alasannya tidak jelas.

Slim Amamou, blogger sekaligus pegiat kebebasan berekspresi yang ditunjuk menjadi menteri muda dalam pemerintahan sementara sejak 17 Januari, mengundurkan diri dari jabatannya pekan ini.

Tindakan Amamou tersebut dilakukan sebagai bentuk kritik atas keputusan pengadilan yang akan memberlakukan sensor terhadap internet di Tunisia. Ia merasa lebih berguna jika berada di luar pemerintahan.

Menurut lembaga internet Tunisia, tujuh situs pornografi termasuk dalam 100 situs yang paling banyak diakses di Afrika Utara. Lima diantara tujuh situs pornografi itu masuk dalam 50 situs teratas yang paling banyak diakses.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Saudi dan Turki: Tidak Ada Tempat Bagi Bashar Al -Assad!

Saudi dan Turki: Tidak Ada Tempat Bagi Bashar Al -Assad!

Prancis Telah Menutup Puluhan Masjid dan Sekolah Islam Tahun Ini

Prancis Telah Menutup Puluhan Masjid dan Sekolah Islam Tahun Ini

Museum Seni di Houston Pamerkan Tradisi Memberi dalam Islam

Museum Seni di Houston Pamerkan Tradisi Memberi dalam Islam

Yahudi Ultra-Ortodoks Bentrok dengan Polisi Zionis

Yahudi Ultra-Ortodoks Bentrok dengan Polisi Zionis

Sedikitnya 14 Pengungsi di Pulau Lesbos Terjangkit Covid-19

Sedikitnya 14 Pengungsi di Pulau Lesbos Terjangkit Covid-19

Baca Juga

Berita Lainnya