Ahad, 23 Januari 2022 / 19 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Iran: Jaringan Spionase CIA Digagalkan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Penerangan Iran, Heydar Moslehi mengatakan, koordinasi dengan pihak Kementerian Penerangan telah memukul telak jaringan spionase mutakhir yang berkaitan dengan Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat.
Moslehi mengumumkan dalam konferensi pers setelah pertemuan kabinet pada Ahad.

“Para pejabat intelijen Amerika mengira mereka dapat meraih kepercayaan warga Iran, yang sedang meneliti dan belajar di luar negeri,” tambahnya.

Ia mengatakan, beberapa warga Iran ditipu oleh agen intelijen asing dan bekerja untuk mereka. Ketika menanggapi aktivitas dari 30 mata-mata yang bekerja untuk CIA di Iran, Moslehi menyinggung bahwa mereka ingin mendapatkan informasi di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sektor energi.

Moslehi menyoroti bahwa jaringan mata-mata AS yang terbongkar sedang berupaya untuk mendapatkan informasi mengenai instalasi listrik, pelayaran, bandar udara dan administrasi bea cukai Iran.

“Perencanaan tepat dan informasi berguna dalam berbagai sektor mencegah mata-mata untuk mencapai tujuannya,” tambah Moslehi.

Ia mengatakan bahwa sejumlah pegawai dari beberapa organisasi pemerintah dan juga beberapa orang di luar organisasi tersebut menjadi curiga akan aktivitas dari sebagian orang yang ingin mengumpulkan informasi sensitif dan menyebabkan dirinya dibekuk.

“Hasil yang paling penting dari operasi kami ialah pihak Amerika gagal mencapai tujuannya,” kata Menteri Penerangan itu.

Kementerian Penerangan Iran pada Sabtu mengumumkan bahwa pihaknya telah membongkar jaringan spionase yang berhubungan dengan CIA dan sebanyak 30 mata-mata dibekuk, serta 42 petugas intelijen Amerika pun telah teridentifikasi.*

Rep: Akbar Muzakki
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Arab Saudi akan Akhiri Jam Malam pada 21 Juni, kecuali Makkah

Arab Saudi akan Akhiri Jam Malam pada 21 Juni, kecuali Makkah

Ketika Sahabat Zionis itu Dikudeta

Ketika Sahabat Zionis itu Dikudeta

Hindari Pengadilan Mengaku Demensia, Eks Presiden Korsel Chun Doo-hwan Ketahuan Main Golf

Hindari Pengadilan Mengaku Demensia, Eks Presiden Korsel Chun Doo-hwan Ketahuan Main Golf

Presiden Erdogan: Bangunan Turki Baru Yang Tak Terelakkan

Presiden Erdogan: Bangunan Turki Baru Yang Tak Terelakkan

Pengungsi Suriah di Jerman Harus Perbarui Paspor di Keduataan Rezim Assad

Pengungsi Suriah di Jerman Harus Perbarui Paspor di Keduataan Rezim Assad

Baca Juga

Berita Lainnya