Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Tanpa Bukti, Amerika Sesumbar Bunuh Bin Ladin

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Presiden Amerika Serikat Barack Obama hingga kini belum mau, atau tepatnya belum berani, mempublikasikan foto mayat Usamah bin Ladin, yang diklaim Washington telah berhasil mereka bunuh.

Sebagaimana dilansir Reuters, Pejabat Gedung Putih memberikan pandangan dan komentar yang berbeda-beda tentang hal itu.

Direktur CIA Leon Panetta mengatakan pemerintah akan pasti akan merilis foto mayat Bin Ladin.

Jurubicara Gedung Putih hanya berani mengatakan, “Saya akan terus terang. Ada masalah sensitif di sini terkait penerbitan foto Usamah bin Ladin.”

“Bisa dikatakan bahwa itu foto yang menyeramkan,” kata Jay Carney jurubicara Gedung Putih, seolah-olah memberikan alasan pembenaran Washington tidak menerbitkan gambar mayat Bin Ladin.

Sepertinya sudah menjadi kebiasaan Obama untuk menyembunyikan bukti yang diminta publik. Sebagaimana diketahui, masyarakat Amerika dibuat bertanya-tanya tentang sertifikat kelahirannya. Sekarang, masyarakat internasonal menuntut Obama untuk menerbitkan bukti “sertifikat kematian” Usamah bin Ladin.

Tapi mungkin yang lebih masuk akal adalah penjelasan dari John Brennan, yang menunjukkan kekhawatiran dan rasa takut Amerika Serikat yang mengaku sebagai negara adidaya itu, sehingga tidak mau menunjukkan bukti kematian Bin Ladin.

“Yang tidak ingin kami lakukan adalah menerbitkan apapun yang mungkin disalahpahami atau yang mungkin bisa menimbulkan masalah lain,” kata Brennan, penasihat kontra-terorisme Presiden Obama.

Para pejabat Amerika Serikat kepada media mengatakan bahwa mereka telah melakukan identifikasi wajah Usamah bin Ladin dengan bantuan perangkat lunak. Pemerintah juga telah melakukan tes DNA, yang menunjukkan kebenaran mayat Bin Ladin itu.

Sebagaimana telah dilaporkan media, pengumuman hasil tes DNA oleh pemerintah Amerika Serikat atas mayat Usamah Bin Ladin dilakukan hanya beberapa jam setelah Obama mengumumkan pasukannya berhasil membunuh Bin Ladin.

Padahal tes DNA di laboratorium tidak cuma memerlukan waktu 1-2 jam. Belum lagi waktu perjalanan untuk mengirim sampel yang diperlukan dan hasil tes tersebut.

Alih-alih menunjukkan bukti konkrit bahwa Usamah bin Ladin yang asli telah dibunuh, Washington justru terus berdebat tentang betapa seramnya gambar mayat sehingga mengerikan untuk ditampilkan, dan bahkan mengumumkan kepada publik bahwa mayat Bin Ladin tak lama setelah dibunuh langsung dimakamkan di laut. *

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ditemukan Penggunaan Gas klorin di Suriah

Ditemukan Penggunaan Gas klorin di Suriah

Serangan Rudal Israel di Damaskus dan Homs pada Dini Hari

Serangan Rudal Israel di Damaskus dan Homs pada Dini Hari

Masyarakat Kosovo Menolak Keputusan Pemerintah Membuka Kedutaan di Yerusalem

Masyarakat Kosovo Menolak Keputusan Pemerintah Membuka Kedutaan di Yerusalem

Zionis Takut Mesir Ikuti Iran Kembangkan Nuklir

Zionis Takut Mesir Ikuti Iran Kembangkan Nuklir

Vatikan Siap Lanjutkan Dialog dengan Umat Islam

Vatikan Siap Lanjutkan Dialog dengan Umat Islam

Baca Juga

Berita Lainnya