Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Saleh Tolak Rencana Lengser dari GCC

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh hari Jum’at menolak rencana pengunduran dirinya dalam waktu 30 hari yang dibuat oleh negara-negara Teluk anggota Gulf Cooperation Council (GCC).

Berbicara dihadapan para pendukungnya (22/4) , Saleh mengatakan bahwa ia akan menerima usulan GCC jika sesuai dengan konstitusi Yaman. Berdasarkan konstitusi, masa jabatan presiden Saleh baru akan berakhir pada tahun 2013.

Dalam kesempatan itu Saleh juga mengecam kelompok oposisi. “Kami dengan tegas menentang semua rencana yang menentang kebebasan, demokrasi dan pluralime politik. Mereka (oposisi) ingin merampas kekuasaan lewat kup.”

Saleh mengatakan bertekad tidak akan lebih dulu menembakkan peluru. “Kami tidak ingin menyebabkan pertumpahan darah. Kami akan menghadapi mereka (oposisi) dengan segala cara tanpa pertumpahan darah.”

Menurut perkiraan media tidak kurang dari 100.000 orang pendukung Saleh berkumpul di dekat istana kepresidenan dalam aksi yang diberi nama “Jum’at Rekonsiliasi” itu.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Covid-19: Kematian Harian Melonjak Australia Minta Warganya Tetap di Rumah

Covid-19: Kematian Harian Melonjak Australia Minta Warganya Tetap di Rumah

Karzai Sebut NATO Bunuh Anak-anak

Karzai Sebut NATO Bunuh Anak-anak

Pertemuan Afghanistan dan Taliban di Moskow Berakhir

Pertemuan Afghanistan dan Taliban di Moskow Berakhir

Di Video, ISIS/ISIL Ancam akan Menghabisi Hamas

Di Video, ISIS/ISIL Ancam akan Menghabisi Hamas

Amerika akan Cabut Penunjukan Teroris Pemberontak Al-Houthi yang Didukung Iran

Amerika akan Cabut Penunjukan Teroris Pemberontak Al-Houthi yang Didukung Iran

Baca Juga

Berita Lainnya