Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Disangka Wanita Muslim, Biarawati Diusir dari Pesawat

Bagikan:

Hidayatullah.com—Inilah akibatnya jika sikap kebencian dan paranoid terhadap Muslim? Seorang biarawati Katolik diusir dari pesawat karena disangka seoerang Muslimah yang menggunakan jilbab.

Adalah Suster Cora-Ann, biarawati Katolik dari Biara Our Lady of Grace di Dayton, Ohio mendapat kejutan dalam hidupnya, ketika ia diminta untuk meninggalkan pesawat yang barusaja dia tumpangi di Bandara Internasional Omaha.

“Aku baru saja duduk di kursiku dan mulai berterima kasih pada Tuhan dan tengah membaca doa dalam bahasa Latin,”  dia ingat, ketika salah seorang penumpang yang duduk di sampingnya memanggil seorang pramugari. Penumpang itu bernama Elizabeth Bennet, dan kemudian mengatakan, “Bukannya kami berprasangka buruk, tapi dia memang tampak mencurigakan. Dia berpakaian dalam jubah Muslim dan tepat sebelum pesawat lepas landas, dia mulai menggumamkan sesuatu dalam bahasa yang terdengar seperti bahasa Arab atau bahasa Taliban. Apa yang harus aku lakukan?”

Damien Thorn adalah penumpang yang diduk dikursi berdampingan mengatakan; “Saya tahu ada sesuatu menyeramkan mengenainya, saat dia masuk ke pesawat, dia memakai pakaian burqa sebagaimana Anda melihat wanita Iran, dia hanya hanya membawa sebuat tas kecil.” Pramugari akhirnya menanggapi panggilan dan menanyakan pada Suster Cora namanya, boarding pass, foto identitasnya.

Blanche Dubois seorang penumpang lain yang tengah duduk di dekat Suster Cora-Ann ikut menjelaskan, “Setelah aku mendengar namanya terdengar seperti al-Qur’an, aku menjadi merasa khawatir. Itu bukan berarti ada yang salah denganku kan? Aku hanya tidak mau mati. Aku sangat takut sehingga langsung meneriakkan namanya ke semua penumpang.”

Baggins, seorang sering bepergian, mengatakan, dia pernah mendengar bahwa kaum Muslim tidak makan daging. “Aku tidak mengira bahwa dia adalah Muslim dan untuk membantunya, aku menyodorkan beberapa dendeng milikku dan meminta wanita itu memakannya untuk membuktikan bahwa dia bukan Muslim.”

Namun Suster Cora-Ann menolak dengan sopan dendeng tersebut dan mengingatkan penumpang lain bahwa itu adalah pra-paskah, di mana umat Katolik sering berpantang makan daging. Kerusuhan di pesawat terus berkembang, karena sebagian besar penumpang sekarang yakin bahwa Suster Cora-Ann adalah seorang Muslim mereka akhirnya menuntut Suster Cora-Ann segera meninggalkan pesawat.

“Saya tidak ingin menimbulkan penderitaan terhadap sesama manusia apapun, jadi aku meninggalkan pesawat,” katanya.

“Kami sangat senang bisa melanjutkan perjalanan,” ujar Baggins. “Setelah dia turun dari pesawat, beban besar rasanya seperti terangkat dari pundak kami,” tambahnya.
Rupanya, di dalam pesawat memang ada seorang penumpang Muslim dengan nama Abdullah Abdullah, yang duduk di deret belakang no 23.

“Tentu saja aku tahu bahwa dia adalah seorang suster Katolik dan bukan Muslim, karena aku pernah pergi ke sekolah Katolik dan guru kesayangan saya adalah beberapa biarawati Katolik.”

Abdullah melanjutkan, “Tapi jujur, jika kau seorang Muslim di dalam pesawat dan seseorang diminta untuk turun, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah tetap diam dan nikmati pertunjukan!”. Nah, beginilah akibatnya jika sikap kebencian terhadap kaum Muslim berlebih-lebihan.

Anda jangan keburu naik darah dulu. Cerita di atas merupakan lelucon fiktif yang ditulis Jalees Rehman, MD. seorang asisten profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Chicago dan dimuat di Huffingtonpost (05/4) dalam rubrik komedi.  Dengan menggunakan nama tokoh antagonis seperti antikristus Damien Thorn dalam serial The Omen dan karakter fiktif dari berbagai cerita lainnya, penulis ingin menyindir fenomena islamofobia yang merebak di negeri Paman Sam.

Meskipun fiktif, bukan berarti insiden diskriminatif semacam itu tidak atau jarang terjadi di Amerika Serikat (AS) yang mengaku hak-hak individu dijamin penuh konstitusi. Tahun lalu bertepatan dengan hari kemerdekaan AS tanggal 4 Juli, banyak orang di Amerika yang tidak bisa melakukan perjalanan dengan pesawat udara hanya karena nama atau wajah mereka berbau Arab.*

Foto ilustrasi: pakaian biarawati yang mirip baju muslimah

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Partai Rasis Anti-Islam AfD Menang Perkara atas Initelijen Jerman

Partai Rasis Anti-Islam AfD Menang Perkara atas Initelijen Jerman

Berita Munculnya Al Baghdadi di Salah Satu Masjid di Fallujah

Berita Munculnya Al Baghdadi di Salah Satu Masjid di Fallujah

Sebagai Balasan, Roket Grad Ditembakkan ke Israel

Sebagai Balasan, Roket Grad Ditembakkan ke Israel

Inilah Negara-negara Muslim yang Lantang Lawan Klaim AS terhadap Al Quds

Inilah Negara-negara Muslim yang Lantang Lawan Klaim AS terhadap Al Quds

Warga Inggris Tolak Perkawinan Sesama Jenis

Warga Inggris Tolak Perkawinan Sesama Jenis

Baca Juga

Berita Lainnya