Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pro-Kontra Ide Parpol untuk Salafi Mesir

syeikh_hassan
Bagikan:

Hidayatullah.com–Abdul Mun’im As Syahat, selaku juru bicara resmi dari Salafi Iskandariyah menyatakan, bahwa jama’ahnya saat ini tidak berfikir untuk mendirikan partai politik dan pihaknya menginginkan untuk tetap berperan dalam bidang dakwah saja, demikian lansir onislam.net (7/4)

Ia juga menyatakan bahwa politik hanyalah satu dari banyak wasilah untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Dari pijakan ini, ia menegaskan bahwa jama’ahnya tetap memposisikan sebagai jama’ah, bukan organisasi politik atau kubu politik.

Memilih Siapa Saja yang Paling Layak

Namun, As Syahat menambahkan,”Adapun jama’ah ini jika berpartisipasi dalam perpolitikan, maka yang dipilih adalah yang terbaik dari partai-partai Salafi, jika berhasil didirikan. Demikian juga yang terbaik dari calon-calon dari partai yang berdasarkan Islam lainnya, semisal Al Ikhwan. Demikian juga untuk para calon independen.”

Sebelumnya, Syeikh Muhammad Hassan, tokoh jama’ah Anshar As Sunnah Al Muhamadiyyah  terang-terangan menyatakan bahwa pihaknya berkeinginan untuk mendirikan partai, sebagaimana ia katakana kepada As Syarq Al Ausath (5/4). “Kami juga berencana untuk mendirikan partai sesuai dengan kaidah dan hukum yang ditetapkan. Hal ini bukanlah aib bagi kelompok Muslim, mereka memiliki hak seperti warga negara Mesir lainnya. Mereka berhak untuk menyuarakan pendapat mereka.”

Laki-laki yang pernah berguru langsung kepada Syeikh Abdullah bin Baz dan Syeikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin ini juga menyebutkan alasannya,”Jama’ah Anshar As Sunnah termasuk dari warga negara Mesir yang menginginkan ikut serta dalam membangun masa depan negari mereka, sesuai dengan Al Kitab dan As Sunnah…”

Salafi Iskandariyah dan Kairo Ikuti Pemilu

Ketika ditanya mengenai keikutsertaanya dalam pemilu, Syeikh Muhammad Hassan menjawab,”Ya, banyak yang akan ikut dari saudara-saudara kami di Iskandariyah dan Kairo, baik pemilu Majelis Sya’b maupun Majelis Syura.”

Keterangan foto:1. Syeikh Muhammad Hassan (baju putih), 2. Syeikh Abdul Mun’im As Syahat

Rep: Thoriq
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Derita Berkelanjutan Umat Islam Marawi Pasca Darurat Militer Filipina

Derita Berkelanjutan Umat Islam Marawi Pasca Darurat Militer Filipina

Komunitas Muslim Masjid Pertama

Komunitas Muslim Rayakan Peletakan Batu Pertama Masjid Pertama di Mukilteo, Washington

AS Minta Maaf atas Foto Afghanistan

AS Minta Maaf atas Foto Afghanistan

Mel Gibson Dituduh Anti-Yahudi?

Mel Gibson Dituduh Anti-Yahudi?

Apa Ibukota Tunisia Sebenarnya?

Apa Ibukota Tunisia Sebenarnya?

Baca Juga

Berita Lainnya