Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Peluang Produk UKM Terbuka Luas di Pakistan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad telah berpartisipasi dalam acara 1st Expo Punjab di Lahore-Pakistan yang diselenggarakan oleh Lahore Chamber of Commerce & Industry (LCCI) pada tanggal 8 – 10 April 2011.

Hadir dalam acara pameran tersebut Ketua Umum KOWANI, Dewi Motik Pramono, didampingi oleh Fitriani Hamzah (Wakil Ketua II Bidang Priwisata dan Promosi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), dan pengusaha UKM dari Himpunan Pengusaha Menengah dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO).

KBRI Islamabad memfasilitasi para pengusaha UKM dengan membuka Indonesian Pavilion sebanyak 10 stall yang menjual produk-produk Indonesia, antara lain Batik, handycraft, furniture (rotan), herbal, pinang, produk makanan, busana muslim dan lain-lain. Selain itu juga dipamerkan produk PT. Dirgantara Indonesia.
 
Duta Besar RI, Ishak Latuconsina, M.Sc. yang didaulat sebagai guest of honour dalam kata sambutannya pada pembukaan 1st Expo Punjab tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada pihak LCCI yang telah menyelengarakan acara pameran dagang secara sukses. Pelaksanaan pameran  di kota bersejarah Lahore ini menurutnya telah berperan dalam memperbaiki image Pakistan di mata dunia.

Disampaikan pula bahwa dengan kehadiran pengusaha Indonesia dalam acara pameran ini semakin menunjukkan hubungan Indonesia dengan Pakistan yang semakin erat dan siap untuk melakukan kerjasama di bidang ekonomi yang lebih nyata.

Dalam kesempatan terpisah Duta Besar RI juga menghimbau agar para pengusaha-pengusaha UKM Indonesia untuk mengembangkan produk-produk UKM mereka ke Pakistan.

”Peluang produk UKM sangat terbuka luas di Pakistan”, ujar Duta Besar menambahkan.

Dewi Motik juga mengatakan bahwa produk-produk UKM yang bisa dipasarkan di Pakistan cukup banyak, seperti, Batik, barang pecah belah, sepatu, sabun dan lain-lain. Pada saat pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Pakistan (10 April 2011), Dewi Motik menyinggung soal kondisi keamanan di Pakistan, namun menurutnya hal ini tidak boleh menjadi hambatan para pengusaha UKM untuk mengembangkan pasar di Pakistan.

Selain menghadiri pameran yang diikuti oleh 250 perusahan besar baik di dalam dan luar Pakistan ini, Dewi Motik dan Fitriani Hamzah yang didampingi oleh pejabat KBRI juga melakukan kunjungan dengan beberapa kelompok profesi wanita yaitu, Central & North Punjab Women Chamber of Commerce & Industry, Standing Commitee of Women Development Entepreneurs Lahore Chamber of Commerce & Industry, Standing Commitee of Women Development Entepreneurs Rawalpindi Chamber of Commerce & Industry,  dan Islamabad Women Chamber of Commerce & Industry. Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjajaki formula kerjasama yang lebih baik dalam pemberdayaan perempuan di bidang usaha antara Indonesia dan Pakistan.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Molor, Menlu Italia Gagal Temui Syeikh Al Azhar di Kantor

Molor, Menlu Italia Gagal Temui Syeikh Al Azhar di Kantor

82 Persen Pengemis Saudi Orang Asing

82 Persen Pengemis Saudi Orang Asing

Sembunyikan Kasus Fedofilia Kardinal Philadelphia Mundur

Sembunyikan Kasus Fedofilia Kardinal Philadelphia Mundur

Direktur Al Quds Foundation: Jangan Biarkan Al-Aqsha jadi Sinagog

Direktur Al Quds Foundation: Jangan Biarkan Al-Aqsha jadi Sinagog

Raja Salman Ingin Al Azhar Sebagai Referensi Dalam Lembaga Kajian Hadits

Raja Salman Ingin Al Azhar Sebagai Referensi Dalam Lembaga Kajian Hadits

Baca Juga

Berita Lainnya