Sabtu, 16 Oktober 2021 / 9 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Yayasan TK Muslimat NU Meninjau TK Islam Maroko

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pada tanggal 5 April  2011 rombongan dari Yayasan Taman Kanak-Kanak Muslimat Indonesia berkunjung ke institusi pendidikan TK Islam Maroko guna melihat dari dekat pengelolaan pendidikan Islam tingkat TK dan SD, SLTP dan SLTA di Maroko.

Rombongan yang berjumlah enam orang tersebut dipimpin oleh Hj. Sufri Nelawati Sirath, diterima oleh pejabat Kementerian Wakaf dan Urusan Islam, Kepala Wilayah Rabat-Sale-Zaers, Mohammed Moukkar, yang menerangkan secara singkat keberadaan institusi pendidikan Islam yang berada dibawah pengawasan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam.

Menurut data, saat ini di Maroko terdapat 515 sekolah Islam di segala tingkat pendidikan dan sebagian besar masih menggunakan metode pengajaran tradisional, khususnya di pelajaran hafal al Quran. Yaitu dengan menggunakan lauh (kepingan kayu sebagai pengganti buku) dan risyah (pena yang dengan tinta celup) sebagai alat utama belajar. Namun seiring dengan berjalannya waktu, sekolah tradisionil tersebut mulai mengajarkan materi umum lainnya.

Selanjutnya rombongan dengan didampingi oleh isteri Dubes RI, Ibu Mahsusoh Ujiati, diajak melihat pesantren Hafal Quran untuk anak prasekolah (TK) yang berada dekat Mesjid Mohammed VI, Rabat.

Terlihat anak-anak dengan tekun belajar manggunakan lauh dan diawasi oleh seorang guru. Metode tradisionil pengajaran hafal al-Quran dari usia dini tersebut, menempatkan Maroko sebagai negara Islam yang memiliki penghapal al-Quran terbanyak di negara Islam, demikian Mohammed Moukkar menambahkan.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

IMF Batal ke Kairo

IMF Batal ke Kairo

Peraturan Diskriminatif bagi Muslimin di Penjara Australia

Peraturan Diskriminatif bagi Muslimin di Penjara Australia

kebakaran hutan turki

Tiga Warga Wafat dalam Kebakaran Hutan di Pantai Selatan Turki

Gerobak Pemulung Kardus di Busan Korsel Jadi Papan Iklan Berbayar

Gerobak Pemulung Kardus di Busan Korsel Jadi Papan Iklan Berbayar

Rakyat Memilih Inggris Keluar dari Uni Eropa, PM Cameron Segera Mundur

Rakyat Memilih Inggris Keluar dari Uni Eropa, PM Cameron Segera Mundur

Baca Juga

Berita Lainnya