Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Obama Kecam Pembakaran Al Qur`an

Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Barack Obama pada hari Sabtu mengecam pembakaran al-Qur`an oleh seorang pendeta di Amerika Serikat. Dia mengemukakan hal itu menyusul demonstrasi besar  yang  menyebabkan 17 orang tewas di Afgfhanistan.

Sepuluh orang tewas saat demonstrasi  yang dimulai di pusat kota Kandahar di Afghanistan selatan. Polisi bentrok dengan kerumunan massa, Sabtu, sehari setelah tujuh staf PBB tewas di kota Mazar-i-Sharif di Afghanistan utara. I

“Penodaan atas setiap naskah suci, termasuk al-Qur`an, adalah sangat tidak toleran dan fanatik,” kata Obama dalam pernyataan untuk menghormati mereka yang tewas dalam serangan itu.

“Namun, menyerang dan membunuh orang yang tidak bersalah sebagai pembalasan adalah melampaui batas, dan penghinaan pada kesusilaan dan martabat manusia. Tidak ada agama yang mentoleransi pembunuhan dan pemenggalan orang tak bersalah, dan tidak ada pembenaran pada tindakan tidak terhormat dan tercela.”

“Sekarang lah waktunya untuk membangkitkan kemanusiaan bersama bahwa kita berbagi, dan itulah yang ditunjukkan oleh para pekerja AS yang kehilangan jiwa mereka dalam upaya membantu rakyat Afghanistan,” kata Obama.

Sayangnya, dalam kasus-kasus pelecehan agama seperti ini Amerika tidak pernah menjatuhkan sanksi berat. *

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Aktris Susan Sarandon Sebut Paus Pengikut Nazi

Aktris Susan Sarandon Sebut Paus Pengikut Nazi

Palestina Mengumumkan Hari Berkabung Nasional Sebagai Solidaritas untuk Lebanon

Palestina Mengumumkan Hari Berkabung Nasional Sebagai Solidaritas untuk Lebanon

Diburu Amerika Serikat, Status WN Hamza bin Laden Dicabut Arab Saudi

Diburu Amerika Serikat, Status WN Hamza bin Laden Dicabut Arab Saudi

Satu Mahasiswa Positif Covid-19, Universiti Utara Malaysia Lockdown Kampus

Satu Mahasiswa Positif Covid-19, Universiti Utara Malaysia Lockdown Kampus

Covid-19: Anggota Parlemen Jerman Dituding Terima Suap Pengadaan Masker

Covid-19: Anggota Parlemen Jerman Dituding Terima Suap Pengadaan Masker

Baca Juga

Berita Lainnya