Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Serangan Militer Asing Banyak Tewaskan Warga Sipil

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pihak berwenang Libya mengatakan bahwa serangan pasukan koalisi Barat di ibukota Tripoli yang berlanjut hingga tadi malam, semakin meningkatkan jumlah warga sipil yang tewas. Sementara itu, pertempuran antara pendukung Muammar Qadhafi dengan pemberontak juga terus terjadi, terutama di Ajdabiya timur, Alzentan dan di Misurata barat. Sedangkan komandan militer Inggris mengumumkan akan menghancurkan Angkatan Udara Libya.

Kantor berita Libya, berdasarkan sumber milter melaporkan bahwa penggerebakan yang ditargetkan di sebuah perumahan di Tajoura, sebelah timur Tripoli, mengakibatkan banyaknya korban tewas dari warga sipil.

Sumber tersebut juga menunjukkan bahwa pemboman juga terjadi di tempat-tempat warga sipil dan militer di kota Al-Jufrah.

Pesawat militer koalisi Barat telah menyerbu Tripoli, di mana terdengar suara ledakan di pinggiran kota dini hari kemarin. Tidak jelas situs yang menjadi pengeboman tersebut.

Juru bicara Majelis Nasional Transisi di Libya, Abdul Hafeez Gogha dalam konferensi pers di Benghazi kemarin mengatakan bahwa Qadhafi melanjutkan pengeboman di Alzentan, yang dikuasai oleh pemberontak. Serangan tersebut setidaknya menyebabkan 10 orang tewas dan 26 orang luka-luka.*

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Anak Netanyahu Langganan Tetap Klub Tari Telanjang Selama Bertahun-Tahun

Anak Netanyahu Langganan Tetap Klub Tari Telanjang Selama Bertahun-Tahun

Sarankan Homoseksual Diobati dengan Doa, Pendeta Dicopot dari Jabatannya

Sarankan Homoseksual Diobati dengan Doa, Pendeta Dicopot dari Jabatannya

Koran Inggris Sebut NATO Telibat Kejahatan Perang di Libya

Koran Inggris Sebut NATO Telibat Kejahatan Perang di Libya

3 Tahun Ditahan, Petinggi Ikhwan Muhammad Baltaji Diizinkan Bertemu Ibunya 10 Menit

3 Tahun Ditahan, Petinggi Ikhwan Muhammad Baltaji Diizinkan Bertemu Ibunya 10 Menit

Covid-19: Austria Perluas Keharusan Mengenakan Masker

Covid-19: Austria Perluas Keharusan Mengenakan Masker

Baca Juga

Berita Lainnya