Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pakistan Bebaskan Agen CIA Pembunuh Warganya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pakistan hari Rabu (16/3) akhirnya membebaskan seorang agen CIA warga Amerika Serikat yang membunuh dua orang warganya di jalanan kota Lahore sehingga menimbulkan ketegangan diplomatik.

Sebagaimana dilansir Reuters  (16/3), Menteri Hukum Punjab Rana Sanullah, mengatakan bahwa terdakwa dibebaskan setelah sepakat membayar “uang darah” sebagai ganti nyawa kepada pihak keluarga kedua korban sejumlah 2,3 juta dolar.

“Awalnya pengadilan mendakwanya, tapi pihak keluarga kemudian mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka telah menerima uang ganti nyawa dan telah memaafkannya” kata Ranaullah. “Pengadilan mendakwanya dalam kasus pembunuhan.”

Raymond Davis (36) menembak dua orang pria muda warga Pakistan di kota Lahore, wilayah Punjab pada 27 Januari lalu. Davis berdalih keduanya adalah perampok bersenjata yang mencoba menyerangnya, sementara dirinya hanya berupaya membela diri. Pihak Amerika Serikat mati-matian membela Davis dengan mengatakan bahwa pria itu adalah diplomat sehingga memiliki kekebalan diplomatik. Bahkan Presiden AS Barrack Obama ikut bersuara dengan menyebut Davis sebagai utusan negaranya. Baca berita sebelumnya, Pria yang Disebut Obama Diplomat AS, Ternyata Agen CIA.

Namun kemudian diketahui bahwa Davis sesungguhnya adalah mantan anggota militer AS, yang kemudian menjadi mata-mata untuk agen intelijen Amerika Serikat, CIA. Menurut sejumlah kabar, Davis memiliki hubungan dengan perusahaan tentara bayaran AS yang dikenal brutal, Xe, atau yang dulu dikenal dengan nama Blackwater.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Donald Trump: Saudi Tak akan Bertahan 2 Pekan tanpa AS

Donald Trump: Saudi Tak akan Bertahan 2 Pekan tanpa AS

8 Unit Payung Raksasa  Dipasang di Halaman Masjidil Haram

8 Unit Payung Raksasa Dipasang di Halaman Masjidil Haram

Anjem Choudary Dipenjara karena Mendorong Orang Dukung ISIS

Anjem Choudary Dipenjara karena Mendorong Orang Dukung ISIS

Korea Utara Bebaskan “Mata-Mata” Australia

Korea Utara Bebaskan “Mata-Mata” Australia

Dubes RI Undang Presiden Swiss Saksikan Kehidupan Islam di Indonesia

Dubes RI Undang Presiden Swiss Saksikan Kehidupan Islam di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya