Gejolak Timur Tengah

Partai Baru Ikhwanul Muslimin Mesir “Al-Hurriyat wal ‘Adalah”

Ikhwan turut berjanji akan memberikan pembelaan kepada penganut Kristen Mesir

Partai Baru Ikhwanul Muslimin Mesir “Al-Hurriyat wal ‘Adalah”

Terkait

Hidayatullah.com—Al Ikhwan al-Muslimun (sering disebut Ikhwanul Muslimin) Mesir berikrar akan terus berjuang bagi mengembalikan hak dan kebebasan seluruh rakyat negara itu yang sejak sekian lama telah didzalimi rejim Mubarak.

Ikhwan turut berjanji akan memberikan pembelaan kepada semua penganut agama termasuk penganut Kristen di Mesir, disamping melindungi dan memberikan hak kepada mereka, sesuai dengan keadilan yang terdapat dalam Islam sendiri.

Juru bicara Ikhwan Mesir, Dr Essam El-Eryan menegaskan, partainya kini sedang mengatur persiapan untuk menghadapi pemilu Presiden dan telah mendaftarkan sebuah partai baru, yaitu ‘al-Hurriyat wal Adalah’ (Partai Kebebasan dan Keadilan) untuk turut terlibat secara demokratik dalam pemilu di Mesir.

Pernyataan ini disampaikan Essam saat menerima kunjungan pengurus Partai Islam Malaysia (PAS)  urusan luar negeri, Dr Syed Azman Syed Ahmad Nawawi  dalam kunjungan singkatnya ke Mesir. 

Dalam pertemuan itu Dr Syed Azman sempat bertukar informasi dengan Dr Essam yang secara kebetulan baru saja dibebaskan dari tahanan, setelah dipenjara oleh mahkamah militer di bawah rezim bekas Presiden Hosni Mubarak. 

“Begitu juga dengan dukungan PAS kepada seluruh kepimpinan Ikhwanul Muslimin Mesir yang sejak lama telah dilarang dan terlibat dalam aktivitas politik oleh pemerintah Mubarak,” jelasnya dalam satu pernyataan dikutip Harakahdaily hari ini.

Menurut Essam, perkembangan tersebut sejajar dengan nafas dan udara kebebasan yang dapat dirasakan dengan baik di seluruh Mesir kini, setelah rakyat berhasil menumbangkan rejim Mubarak dengan revolusi rakyat 25 Februari lalu.

Katanya, kini di seluruh Mesir sudah dapat dirasakan ruang kebebasan dan rakyat dapat menyuarakan pandangan mereka secara bebas dan kritis, tanpa ada ancaman ditangkap oleh pihak polisi.

“Suasana baru ini akan dimanfaatkan oleh Ikhwan untuk membangun kembali negara Mesir sesuai dengan ciri-ciri yang lebih bersifat demokratis,” kata Essam.

Essam yang juga salah seorang anggota parlemen menegaskan, memahami keadaan di Mesir saat ini dan Ikhwan ingin mengajak semua lapisan masyarakat Mesir untuk bersama-sama membangun negara serta membebaskannya dari bentuk pemerintahan bertangan besi dan elemen penyalahgunaan kekuasaan serta korupsi yang merajalela selama ini.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Syed Azman juga tidak lupa melahirkan rasa gembira seluruh rakyat Malaysia melihat perkembangan yang berlaku di Mesir kini, sehingga menjadi sebagai sumber inspirasi kepada seluruh rakyat Malaysia untuk memperjuangkan hak dan kebebasan mereka, sesuai dengan ciri-ciri demokrasi yang sedang diamalkan di Malaysia. 

Kedua tokoh itu juga sepakat agar meningkatkan kerjasama dan hubungan politik bilateral antara PAS dan partai baru yang didirikan oleh Ikhwan untuk saling mempelajari pengalaman politik di negara masing-masing.*/aminah~rosse

Foto: Dr Syed Azman dan Dr Essam El-Eryan/hrk

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !