Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

AS Cetak Dirham Perak

Bagikan:

Hidayatullah.com–Di tengah keterpurukan mata uang kertas dolar AS, komunitas Muslimin Amerika Serikat mencetak Dirham perak. Dirham AS ini mereka sebut sebagai “Amerika Silver DirhamTM“. Seperti dilansir situs wakalanusantara, kepingan dirham itu mulai diproduksi oleh Wakala Dinar LLC, dan dicetak oleh American Open Currency Standard (AOCS) Mint.

Sejalan dengan tradisi dan syariat Islam, produksi nuqud ini harus di bawah otorisasi seorang ulil amri, dan diawasi olehnya, maka Dirham AS ini dicetak di bawah Amirat North Carolina, dengan Amir Najib Abdul-Haqq. Ulil Amri ini memiliki wewenang untuk memastikan kualitas, akurasi berat, dan kadar koinnya.

Dirham AS mengandung 2,975 gram perak murni, yang merupakan standar koin Dirham menurut syariah Islam, yang diterima secara umum. Secara historis, Dinar memiliki berat satu mithqal, dan Dirham adalah 7 / 10 dari satu mithqal. Standar ini ditetapkan oleh sebuah badan pengawasan internasional, World Islamic Mint (WIM). Dengan demikian, seperti halnya koin Dirham Wakala Induk Nusantara (WIN) di Indonesia, koin ini disetujui oleh WIM. Dalam lingkup AS juga diakui oleh AOCS.

AOCS merupakan inisiatif lokal Amerika untuk memberikan kerangka kerja tenang mata uang yang kuat bagi rakyat Amerika. AOCS bekerjasama dengan masyarakat lokal untuk membantu mereka mengembangkan koin mereka sendiri untuk perdagangan barter, dan memastikan bahwa semua yang dipertukarkan sesuai dengan standar baku.*

Rep: Ibnu Syafaat
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

10 Negara Arab Tak Selenggarakan Pemilu Suriah

10 Negara Arab Tak Selenggarakan Pemilu Suriah

Pemantau Uni Eropa Tak Tahu Antrian Pemilih Pria dan Wanita Mesir Dipisah

Pemantau Uni Eropa Tak Tahu Antrian Pemilih Pria dan Wanita Mesir Dipisah

Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Oxford/AstraZeneca, Australia Akan Bagikan Gratis untuk Rakyat

Pesan Vaksin Covid-19 Buatan Oxford/AstraZeneca, Australia Akan Bagikan Gratis untuk Rakyat

Berita Palsu, Mursy Akan Tuntut Kantor Berita Iran

Berita Palsu, Mursy Akan Tuntut Kantor Berita Iran

Abaikan Wilders, Ratu Beatrix Berkerudung Lagi di Oman

Abaikan Wilders, Ratu Beatrix Berkerudung Lagi di Oman

Baca Juga

Berita Lainnya