Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mesir Tidak Lagi Batasi Parpol

Bagikan:

Hidayatullah.com–Mesir akan menghilangkan pembatasan pembentukan partai-partai politik yang pernah diterapkan selama masa kekuasaan Hosni Mubarak, setelah konstitusi diamandemen lewat referedum tanggal 19 Maret mendatang. Demikian keterangan dari sumber militer menyebutkan, Sabtu (13/3).

Pada masa Mubarak partai politik (parpol) harus mendapat persetujuan komite di majelis tinggi parlemen, yang anggotanya merupakan tokoh-tokoh terkemuka dari Partai Nasional Demokrat, partainya Mubarak.

Tentara yang mengambil alih kekuasaan dari tangan Mubarak pada 11 Februari lalu telah membubarkan parlemen, merancang jalan pemilu parlemen dan presiden dalam waktu 6 bulan dan menggantung konstitusi.

Gerakan oposisi terbesar Al-Ikhwanul Al-Muslimun (Ikhwan) menyambut baik keputusan tersebut.

“Ini merupakan tuntutan nasional dan mewujudkannya adalah sebuah langkah penting dan sangat diperlukan untuk memberikan kebebasan pada partai-partai politik,” kata anggota senior Ikhwan Essam Erian.

Ikhwan menanti-nanti dihapuskannya pembatasan parpol sehingga bisa membentuk partai sendiri.

Amandemen konstitusi yang direncanakan akan mencakup sebuah klausul  yang menyatakan bahwa setelah dipilih, presiden yang baru akan meminta parlemen merancang konstitusi baru. Ikhwan yang lama ditekan oleh rezim Mubarak berencana ikut ambil bagian dalam hal ini.

“Peraturan kepartaian Mesir akan diamandemen setelah dilakukan referendum yang memungkinkan pembentukan partai hanya berdasarkan pada pemberitahuan,” kata sebuah sumber militer kepada Reuters (13/3).*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Spanyol Terima Ratusan Ribu Yahudi sebagai Warga Negara

Spanyol Terima Ratusan Ribu Yahudi sebagai Warga Negara

Somalia Tarik Dubesnya dan Mengusir Dubes Kenya Terkait Isu Jubbaland

Somalia Tarik Dubesnya dan Mengusir Dubes Kenya Terkait Isu Jubbaland

Pesawat Rusia Gempur Posisi ISIS di Gurun Suriah

Pesawat Rusia Gempur Posisi ISIS di Gurun Suriah

Tokoh Qibthy: “Jika Didzalimi, Kami Mengadu ke Al Azhar”

Tokoh Qibthy: “Jika Didzalimi, Kami Mengadu ke Al Azhar”

Raja Salman Bertemu Keluarga Jamal Khashoggi di Istana

Raja Salman Bertemu Keluarga Jamal Khashoggi di Istana

Baca Juga

Berita Lainnya