Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Standar Ganda AS Atas Kekerasan di Libya

Bagikan:

Hidayatullah.com–AS sedang mengambil langkah-langkah untuk melindungi para agennya dari tuntutan atas kejahatan perang berkaitan kekerasan berdarah terhadap demonstran pro-demokrasi di Libya.

Langkah munafik ini datang pada hari Ahad (27/2) pada saat Amerika Serikat meminta Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki pembunuhan terhadap demonstran Libya, dengan bersikeras hal tersebut tidak termasuk sejumlah besar tentara bayaran asing. 

AS menekankan pada Dewan Keamanan untuk menjamin semua tentara bayaran — dari negara-negara yang bukan anggota ICC– yang disewa oleh Qadhafi tidak akan dihukum atas tindakan mereka di Libya.

Ini berarti bahwa tentara bayaran dari negara-negara seperti Aljazair, Ethiopia, dan Tunisia akan lolos dari penuntutan jika mereka tertangkap, karena negara mereka bukan anggota dari pengadilan ICC.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk mencegah penuntutan terhadap tentara AS dan para pejabatnya atas kejahatan perang, demikian The Telegraph melaporkan, sebagaimana dilansir Press TV, Senin (28/2).

Dalam kasus ini, bagaimanapun, belum ada indikasi ada warga negara AS yang terlibat dalam pembantaian di Libya.

AS telah mengancam akan membatalkan seluruh resolusi jika klausa kekebalan tidak dimasukkan.

Sejauh ini sekitar dua ribu orang dilaporkan tewas di Libya karena penggunaan kekerasan yang berlebihan rezim Qadhafi.*

Rep: Syaiful Irwan
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Mesir Menentang Kebijakan Rezim al-Sisi Mesir Menghapus Al-Qur’an dari Buku Teks Sekolah

Warga Mesir Menentang Kebijakan Rezim al-Sisi Mesir Menghapus Al-Qur’an dari Buku Teks Sekolah

Iran Stop Sementara Rusia  Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Suriah

Iran Stop Sementara Rusia Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Suriah

Muslim Moro Usir Pemimpin Sempalan

Muslim Moro Usir Pemimpin Sempalan

Setelah Dapat Uang Banyak, Seleb Blogger Ini Mengaku Berbohong Mengidap Kanker

Setelah Dapat Uang Banyak, Seleb Blogger Ini Mengaku Berbohong Mengidap Kanker

Al Azhar Kecam Pembunuhan Tentara Mesir di Sinai

Al Azhar Kecam Pembunuhan Tentara Mesir di Sinai

Baca Juga

Berita Lainnya