Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Libya Minta Malta Kembalikan Pesawat Tempur

Bagikan:

Hidayatullah.com–Malta gagal menjawab permintaan Libya untuk mengembalikan dua pesawat tempur yang mendarat di Bandara Luqa oleh pilot Libya yang membelot. Sebelumnya diberitakan , pilot dua pesawat itu menolak untuk mengebom demonstran. 

Dua pesawat tempur jenis  Mirage F1 buatan Prancis itu saat ini dalam pengawalan bersenjata di bandara di Kota Luqa, Malta. Kedua jet tempur berkursi tunggal itu mendarat di Malta pada Senin, 21 Februari lalu.

Pihak keamanan Libya dilaporkan telah membunuh 1000 orang selama terjadinya unjuk rasa pro demokrasi melawan pemerintahan dari penguasa berumur 68 tahun tersebut.

Pilot yang mengklaim sebagai kolonel tinggi  dari Okba bin Nafe dekat Tripoli, meminta suaka politik, dan pemerintah sedang mempertimbangkan permintaan mereka, ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Malta, Kamis.

Kedua pilot mengatakan mereka membelot setelah menerima perintah untuk mengebom pengunjuk rasa di kubu oposisi di Benghazi, kota terbesar kedua Libya dan tempat terjadinya revolusi sejak 16 Februari, lapor Times of Malta.

Awal minggu ini pilot pesawat tempur lain menolak perintah mengebom Benghazi dan meninggalkan pesawatnya setelah ia dan co-pilotnya dikeluarkan, ujar laporan tersebut. 
Malta merupakan negara Eropa terdekat ke Libya, yang hanya dipisahkan oleh jarak sekitar 350 kilometer (210 mil).

Sementara itu, dua pesawat Irlandia Air Corp yang dikerahkan untuk mengevakuasi warga Irlandia dari peristiwa revolusi Libya telah mendarat di bandara Valleta di Malta setelah di paksa keluar Tripoli tanpa penumpang satupun.

Sebagaimana dilaporkan koresponden hidayatullah.com dari Tripoli, Benghazi adalah ibukota Libya sebelum Qadhafi berkuasa. Di kota itulah pusat pengikut raja Idris yang dulu dikudeta Qadhafi tahun 1969.  Sudah sejak lama sebagian penduduk Benghazi ingin memisahkan diri dari pemerintahan Qadhafi. Momen ‘tsunami’ politik di Timur Tengah,  rupanya dimanfaatkan oleh para oposan ini. *

Rep: Dadang Kusmayadi
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

AS Mengirim Undangan untuk Pembukaan Kedutaan di Baitul Maqdis

AS Mengirim Undangan untuk Pembukaan Kedutaan di Baitul Maqdis

Kecewa dengan Kenyataan Hidup di Jerman, Pengungsi Iraq Pulang Kampung

Kecewa dengan Kenyataan Hidup di Jerman, Pengungsi Iraq Pulang Kampung

Charlie Hebdo Menerbitkan Ulang Belasan Karikatur Nabi Muhammad

Charlie Hebdo Menerbitkan Ulang Belasan Karikatur Nabi Muhammad

Muak Kekerasan Israel, Jutawan Yahudi Bangun Masjid

Muak Kekerasan Israel, Jutawan Yahudi Bangun Masjid

Seorang Kepala Suku Asli Amazon Meninggal Dunia karena Covid-19

Seorang Kepala Suku Asli Amazon Meninggal Dunia karena Covid-19

Baca Juga

Berita Lainnya