Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Lebih dari 600 Tentara Inggris adalah Muslim

Bagikan:

Hidayatullah.com–El Miniawi mengatakan ia akan berjuang sampai mati demi negaranya. El adalah salah satu anggota militer Negara Inggris yang Muslim.

Lebih dari 600 tentara Inggris adalah pemeluk Islam. Apakah mereka yang bertugas di garis depan di Afghanistan mementingkan negara atau keyakinan mereka saat menghadapi kelompok Taliban?

“Negara saya adalah Inggris. Sebagai seorang Muslim, Inggris adalah negara yang akan saya junjung dan tempat saya meninggal,” kata prajurit Shehab El-Din Ahmed El-Miniawi, yang bertugas di propinsi Helmand.

“Jiwa saya milik Inggris dan saya bangga berperang untuk negara ini,” ujarnya dikutip BBC.

Prajurit El-Miniawi, bertugas di resimen di Helmand, markas Taliban dan tempat terjadinya sejumlah pertempuran sengit.

Ia adalah satu-satunya Muslim di resimen itu dan tugas di Afghanistan adalah operasi pertama baginya.

“Saya datang tanpa mengetahui sama sekali seperti apa tempat ini. Apakah panas, dingin atau apakah berbahaya,” katanya.

“Bila anda sempitkan lagi, kami bukan berjuang menghadapi sesama Muslim, namun memerangi ekstrimis. Setiap budaya, keyakinan…memiliki latar belakang ekstrimis.

“Itulah yang menurut saya harus ditumpas. Karena itulah saya berada di sini,” tambahnya.

Kritikan Sesama Muslim

El Miniawi mengatakan menjadi tentara Muslim membantu dalam komunikasi dengan masyarakat Afghan. Ia mengatakan agamanya banyak membantu saat ia berpatroli khususnya setelah masyarakat setempat mengetahui ia seorang Muslim.

Pemeluk Islam dalam militer Inggris sering menghadapi kritikan dari komunitas Muslim sendiri karena dianggap berperang melawan sesama Muslim di sejumlah negara seperti Afghanistan dan juga Irak.

Tentara lain Zeeshan Hashmi bertugas di Afghanistan tahun 2002 dan kemudian pada dinas intelijen selama lima tahun.

Adiknya Kopral Jabron Hasmi juga bertugas sebagai tentara namun tewas tahun 2006, serdadu Muslim Inggris pertama yang meninggal di Afghanistan.

“Pernyataan-pertanyaan di internet, ada yang mengungkapkan duka dan ada pula yang menganggap adik saya sebagai penghianat karena ia bertugas sebagai tentara di Afghanistan,” kata Zeeshan Hashmi.

Selain bahaya di lapangan seperti bom, granat, serangan bunuh diri, tentara Muslim Inggris juga menghadapi ancaman kelompok ekstrimis sekembalinya ke Inggris.

Seorang pria Birmingham dihukum tahun 2008 karena keterlibatannya dalam upaya penculikan dan pemenggalan seorang tentara Muslim Inggris.

Bukan Perang Melawan Islam

Able Rate Boubakr Kanye, tentara lain yang pernah bertugas di Kamp Bastion di Helmand, mengatakan kritikan terhadap mereka dilakukan oleh kelompok-kelompok yang ingin mencari perhatian.

“Kami tetap fokus atas tugas kami dan mereka harus tahu semua hal baik yang kami lakukan di sini.

“Sebagian besar orang datang dan menjabat saya. Saya mendapat banyak email dari mesjid untuk menyatakan terimakasih atas semua tugas yang kami lakukan.”

Kopral Raziya Aslam juga ditugaskan di Lashkar Gah, Helmand sebagai penterjemah sejak November 2010.

“Saya tidak menganggap tugas ini sebagai perang melawan Islam,” katanya.

Orangtua nona Aslam yang lahir di Inggris berasal dari Pakistan. Ia memang sangat ingin bertolak ke Afghanistan selama satu tahun untuk belajar bahasa Pashto.

Dr Joel Hayward, dekan akademi angkatan udara Inggris, Cranwell juga pemeluk Islam.

Ia mengatakan tidak memiliki masalah sebagai pemeluk Islam dan bertugas dalam angkatan bersenjata Inggris di Afghanistan.

Tetapi jumlah pemeluk Islam dalam angkatan bersenjata Inggris masih sedikit.

Jendral Sir David Richards kepala staf pertahanan baru-baru ini memuji tentara Muslim dan menyerukan agar lebih banyak lagi yang bergabung.

“Kami memiliki sejumlah tentara Muslim dalam angkatan bersenjata Inggris dan peranan mereka sangat penting. *

Rep: Muhammad Usamah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pengelola Pensiun Belanda Boikot Bank Israel, Zionis Marah

Pengelola Pensiun Belanda Boikot Bank Israel, Zionis Marah

Mubarak dan Dua Anaknya Sangkal Tuduhan Korupsi

Mubarak dan Dua Anaknya Sangkal Tuduhan Korupsi

AS Dukung Turki dalam Memerangi Terorisme

AS Dukung Turki dalam Memerangi Terorisme

Pemogokan Pengemudi Truk Iran Menyebar ke Semua Provinsi

Pemogokan Pengemudi Truk Iran Menyebar ke Semua Provinsi

Muslim Inggris Temukan Cara untuk Tetap Bersama Selama Ramadhan di Bawah Lockdown

Muslim Inggris Temukan Cara untuk Tetap Bersama Selama Ramadhan di Bawah Lockdown

Baca Juga

Berita Lainnya