Rabu, 27 Oktober 2021 / 21 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Hosni Mubarak: Saya Bertahan Hingga September

Bagikan:

Hidayatullah.com–Setelah ditunggu-tunggu kemunculannya, Presiden Mesir Hosni Mubarak akhirnya berbicara di televisi pemerintah pada Kamis malam (10/2) sekitar pukul 22:45 waktu setempat.

Berbeda dengan kabar yang berhembus kuat sebelumnya bahwa ia akan mundur, ternyata Mubarak mengatakan akan bertahan menjadi presiden hingga bulan September mendatang.

“Saya tidak terima menjadi subyek tekanan asing,” kata Mubarak dengan suara mantap, tanpa merinci tekanan asing mana yang dimaksud.

Jika ada peralihan kekuasaan, maka Mubarak menginginkan dilakukan secara damai, bukan karena tekanan asing.

Mubarak juga menyatakan telah membentuk komite yang akan melaksanakan perubahan-perubahan pada undang-undang. Dia memberikan mandat khusus kepada Wakil Presiden Omar Suleiman untuk melaksanakan tugas sesuai undang-undang.

Dalam pidatonya Mubarak menjanjikan pemilu yang demokratis pada bulan September mendatang. Mubarak berjanji tidak akan ikut mencalonkan diri dalam pemilihan tersebut, demikian pula anak dan keluarganya.

Mubarak juga menjanjikan amandemen undang-undang sebagaimana diminta para demonstran.

Berulang kali Mubarak menekankan bahwa kepentingan Mesir adalah hal yang paling penting untuk diperhatikan.

“Saya akan tetap di Mesir, saya tdak akan keluar dari Mesir,” katanya dalam akhir pidato sembari mendoakan Mesir.

Pidato Mubarak yang dinanti jutaan orang itu tidak banyak beda dengan pidato-pidato sebelumnya. Hanya kali ini ia memberikan sedikit simpati atas korban jatuh di kalangan demonstran dan berjanji akan mengusut tuntas insiden tersebut.

Mendengar pernyataan Mubarak, para demonstran yang mengikuti pidatonya berteriak-teriak semakin keras karena kecewa.

Sebelumnya bersamaan dengan menguatnya kabar Mubarak akan mundur, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama sempat muncul di televisi negerinya dan mengatakan bahwa tidak lama lagi akan terjadi perubahan di Mesir.

Omar Suleiman yang berpidato setelah Mubarak meminta agar para demonstran segera pulang ke rumah.

“Pulanglah ke rumah dan kembali bekerja,” katanya. Para demonstran diminta bahu-membahu dengan pemerintah demi negara Mesir,  daripada membuat kerusuhan.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Diserang Milisi, Ribuan Warga Tinggalkan Kota Mosul

Diserang Milisi, Ribuan Warga Tinggalkan Kota Mosul

Perdebatan Soal Kondom Masuk Kongres Filipina

Perdebatan Soal Kondom Masuk Kongres Filipina

Delegasi Salafy Mesir Tiba di Gaza

Delegasi Salafy Mesir Tiba di Gaza

Penjahat Perang Serbia Bosnia Meninggal Karena Virus Corona

Penjahat Perang Serbia Bosnia Meninggal Karena Virus Corona

Masjid Huzaifah Bin Al-Yaman, Yordania, Beralih ke Listrik Tenaga Matahari

Masjid Huzaifah Bin Al-Yaman, Yordania, Beralih ke Listrik Tenaga Matahari

Baca Juga

Berita Lainnya