Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Gamal Mubarak Aktor Dibelakang Kelompok Bayaran?

Bagikan:

Hidayatullah.com–Koran Al-Dostor cetakan Mesir menulis, berdasarkan berbagai data akurat Gamal Mubarak, anak Presiden Hosni Mubarak disebut-sebut sebagai pengorganisir kelompok kriminal yang menyerang para demonstran di bundaran al Tahrir. 

Menurut laporan IRNA, aksi para kriminal menyerang warga yang menuntut pengunduran diri Mubarak terjadi sejak Rabu lalu dan hingga kini telah mengakibatkan korban tewas dan cidera lebih dari seribu orang.

Koran al-Dostor menambahkan, Gamal Mubarak juga menjabat sekjen Komite Politik Partai Nasional Demokratik. Ia kerap menggelar pertemuan dengan para petinggi partai berkuasa di Mesir seperti Safwat as-Sayarif, Majid as-Sarbini, Ibrahim Kamil dan Mohammad Abu al-Ainain. Dalam pertemuan tersebut Hasan Abdul Rahman, komandan polisi rahasia Mesir juga turut hadir sebagai perwakilan dari Departemen Dalam Negeri.

Polisi Mesir dengan mengenakan pakaian preman dan menunggang unta terlibat dalam penyerangan terhadap para warga yang menggelar demo anti-Mubarak. Serangan itu terorganisir dengan baik dan diarahkan oleh Gamal Mubarak.

Serangan terhadap para demonstran di bundaran al Tahrir dibahas oleh Komite Politik Partai NDP pada hari Selasa lalu. Dalam sidang itu ditentukan tiga kelompok yang akan melakukan aksi brutal ini. Kelompok pertama adalah polisi dengan menggunakan pakaian preman, kedua terdiri dari pegawai serta staf perusahaan yang berafiliasi dengan Mubarak dan terakhir adalah para kriminal dan orang-orang bayaran.

Sementara itu, para pengusaha yang mendukung Mubarak diharuskan memberikan sumbangan untuk membiayai kelompok bayaran.

Takut  Ikhwan

Kepala Bidang Politik dan Keamanan Departemen Pertahanan, Amos Gilad memperingatkan berkuasanya Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Seperti dilaporkan al-Quds mengutip Palestine al-Yaum, Amos seraya menyatakan kekhawatirannya tersebut menandaskan, berkuasanya Al Ikhwan al Muslimun di Mesir yang dinilai akan mengakibatkan perubahahan di kawasan. Amos menyebut Ikhwanul Muslimin sebagai kekuatan sejati di kawasan. *

Rep: Muhsin
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Operasi Komando AS Tewaskan 14 Militan Al-Qaeda di Yaman

Operasi Komando AS Tewaskan 14 Militan Al-Qaeda di Yaman

AS Bantu Saddam Dalam Perebutan Kekuasaan

AS Bantu Saddam Dalam Perebutan Kekuasaan

Pemberontak Jadikan Libya Islam Moderat

Pemberontak Jadikan Libya Islam Moderat

Survei 21 Negara OECD: Rakyat Ingin Pajak Orang Kaya Dinaikkan

Survei 21 Negara OECD: Rakyat Ingin Pajak Orang Kaya Dinaikkan

Feminis Mantan Wakil Rakyat Italia Melecehkan Nabi Muhammad

Feminis Mantan Wakil Rakyat Italia Melecehkan Nabi Muhammad

Baca Juga

Berita Lainnya