Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Parlemen AS Setuju Bantu Militer Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Rabu menyetujui lebih dari 200 juta dolar untuk membantu Israel menggelar sistem pertahanan anti-rudal jarak pendeknya yang mereka namakan “Iron Dome.”

Dana itu dimasukkan dalam cakupan rancangan undang-undang pengeluaran pemerintah, meliputi pengeluaran pada tahun anggaran yang dimulai tanggal 1 Oktober yang disahkan DPR dengan persetujuan suara 212-206 dan kini diteruskan kepada pimpinan Senat, sebagaimana dikutip dari AFP.

“Ini hanya contoh terbaru yang muncul ke pertahanan, militer, dan kerja sama intelijen, dan bahwa hubungan antara AS dan Israel tidak pernah kuat,” kata Perwakilan Demokrat Steve Rothman.

Israel menyelesaikan serangkaian tes pada Januari mengenai sistem Iron Domenya, yang dirancang untuk mencegat roket jarak pendek dan peluru artileri yang ditembakkan ke Israel oleh Hamas dan Hizbullah.

Tahap selanjutnya adalah untuk mengintegrasikan sistem itu ke militer. Israel berharap Iron Dome akan membantu melawan serangan roket dari Hamas, yang memerintah Jalur Gaza dan juga dari Lebanon.

Para gerilyawan Palestina menembakkan ribuan roket rakitan ke wilayah Israel selatan, yang memicu serangan menghancurkan Israel pada Hamas di Gaza pada 27 Desember 2008.

Kelompok gerilyawan Hizbullah Libanon juga menembakkan sekitar 4.000 roket ke utara Israel selama perang 2006 dengan Israel.

Kelompok ini diyakini memiliki gudang yang menampung sekitar 40.000 roket.

“Dana ini mengirimkan pesan kuat, baik kepada musuh maupun sekutu kita, dengan menyediakan lebih banyak jumlah dolar ketimbang sebelumnya terhadap program pertahanan roket dan rudal itu,” kata Rothman, pendukung utama pendanaan tersebut. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Angkat Rabi Kontroversial di Jajaran Militer

Israel Angkat Rabi Kontroversial di Jajaran Militer

Muslim Sri Lanka Berlebaran di Tengah Kontrol Ketat Keamanan

Muslim Sri Lanka Berlebaran di Tengah Kontrol Ketat Keamanan

Angkatan Laut Libya Temukan 11 Jasad Migran Gelap di Tengah Laut

Angkatan Laut Libya Temukan 11 Jasad Migran Gelap di Tengah Laut

Grand Syeikh Al-Azhar:  Ramadhan Jangan Dicampuri Urusan Politik

Grand Syeikh Al-Azhar: Ramadhan Jangan Dicampuri Urusan Politik

Erdogan Hantarkan Sang Wartawan ke Peristirahatan Terakhir

Erdogan Hantarkan Sang Wartawan ke Peristirahatan Terakhir

Baca Juga

Berita Lainnya