Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Uskup Dibebastugaskan Setelah Meramal Willliam-Kate

Bagikan:

Hidayatullah.com–Uskup Willesden, Peter Broadbent, dibebastugaskan setelah berkomentar bahwa pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton kelak tidak akan bertahan lebih dari tujuh tahun.

Dalam akun Facebook dan Twitter-nya, Uskup Willesden Peter Broadbent meramalkan bahwa pernikahan putra sulung Pangeran Charles dan mendiang Putri Diana dengan Kate Middleton itu hanya akan berumur tujuh tahun.

Pater juga menyatakan, keluarga kerajaan Inggris ‘Shallow celebrities’ (selebriti dangkal), dalam beberapa komentar di internet.

Pernyataan rohaniawan yang bertugas di wilayah Willesden di belahan utara London itu membuat gerah kalangan Gereja Anglikan. Uskup London, Richard Chartres, Rabu (24/11), mengatakan dia merasa ngeri atas komentar-komentar si rohaniwan.

Menurut Uskup Richard, Uskup Peter Broadbent telah meminta maaf. ”Saya sudah berkesempatan untuk membahas dengan Uskup Peter mengenai latar belakang komentar-komentar tersebut. Dan saya mencatat, dia sudah menyampaikan permintaan maaf penuh,” kata Richard, seperti dikutip kantor berita AFP.

Meski sudah meminta maaf, demikian Richard, Uskup Peter diminta menarik diri dari tugas-tugas publik hingga Gereja Anglikan mengumumkan pemberitahuan lebih lanjut.

Uskup Richard mengaku telah menghubungi kantor Pangeran William untuk menyatakan ”kekecewaan saya atas nama Gereja.”

Untuk diketahui, pekan lalu Pangeran William telah mengumumkan dia dan Kate Middleton resmi bertunangan. Dan, Selasa (23/11), kedua belah pihak keluarga sudah menentukan tanggal pernikahan pada tanggal 29 April 2011.

Setelah itu, Uskup Peter Broadbent dalam akun facebooknya meramal pernikahan William-Kate itu hanya berlangsung tujuh tahun. Setelah komentar-komentar tersebut dipublikasi di media cetak Inggris akhir pekan lalu, dia dilaporkan terpaksa meminta maaf hari Senin (22/11/2010).

Dalam pernyataan tersebut, dia menyampaikan kepada Charles, William dan tunangannya, Kate, “Penyesalan tulus atas kesulitan yang muncul akibat komentar-komentar saya. Komentar-komentar itu sangat menyinggung, dan saya meminta maaf sepenuhnya atas luka yang timbul,” ucap Broabdent. [TN/hidayatullah.com]

Keterangan foto:

Peter Broadbent.

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Libya Memburu Stasiun TV Pro-Qadhafi

Pemerintah Libya Memburu Stasiun TV Pro-Qadhafi

Belanda Tangkap Seorang Tersangka yang Terlibat Genosida Rwanda 1994

Belanda Tangkap Seorang Tersangka yang Terlibat Genosida Rwanda 1994

Dituduh Pakai Uang Dinas untuk Beli Apartemen Mewah Menkes Australia Mundur

Dituduh Pakai Uang Dinas untuk Beli Apartemen Mewah Menkes Australia Mundur

Mahasiswi Diperkosa dan Dibakar, Pria Turki Ramai-Ramai Pakai Rok Mini

Mahasiswi Diperkosa dan Dibakar, Pria Turki Ramai-Ramai Pakai Rok Mini

Korut dan Korsel Setuju Pakai Bendera Korea Bersatu di Olimpiade Pyeongchang

Korut dan Korsel Setuju Pakai Bendera Korea Bersatu di Olimpiade Pyeongchang

Baca Juga

Berita Lainnya