Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

“Hukuman Ringan” untuk Serdadu Israel Pengumpan Anak Palestina

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dua tentara Israel mendapatkan hukuman percobaan dan penurunan pangkat pada Minggu (21/11) akibat menggunakan bocah Palestina sebagai tameng saat memeriksa bom pada perang Gaza pada 2008-2009, kata radio tentara Israel seperti dikutip AFP.

Peliput radio itu, yang menghadiri sidang tersebut, mengatakan keduanya dijatuhi hukuman percobaan tiga bulan penjara dan pangkatnya diturunkan dari sersan kepala menjadi sersan.

Kantor juru bicara tentara belum memberikan pernyataan.

Tentara itu dihukum pada 3 Oktober karena “melampaui wewenang, sehingga membahayakan jiwa” karena memaksa bocah berumur 9 tahun membongkar tas, yang disita dari warga Palestina –yang tertangkap– dan diduga merupakan bom.

Mahkamah Agung Israel melarang tindakan seperti itu, dengan mengatakan mereka bersalah karena menggunakan warga sebagai tameng hidup.

Dalam persidangan, bocah lelaki bernama Majd R itu mengatakan bahwa ia takut akan nyawanya.

“Saya pikir mereka akan membunuh saya. Saya takut sekali dan celana saya basah,” katanya dalam pernyataan tertulis, yang diberikan kepada Perlindungan Anak-anak Antarbangsa (DCI), yang bermarkas di Jenewa.

Tapi, Mahkamah Militer memutuskan bahwa saat peristiwa itu terjadi pada Januari 2009, pasukan tersebut dalam “keadaan tempur sulit dan berbahaya” dan tidak tidur beberapa malam.

Israel melancarkan gempuran 22 hari ke kawasan Jalur Gaza pada Desember 2008 untuk menghentikan serangan roket dari wilayah kekuasaan gerakan Hamas. Pertempuran itu menewaskan 1.400 pejuang Palestina dan 13 orang Israel. [ant/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Presiden Baru Venezuela Tak Butuh Pengakuan Amerika

Presiden Baru Venezuela Tak Butuh Pengakuan Amerika

Karzai: Rakyat Afghanistan Tidak Sabar dengan Pasukan AS

Karzai: Rakyat Afghanistan Tidak Sabar dengan Pasukan AS

Sepuluh Tahun Dalam Tahanan Rumah, Tokoh Oposisi Iran Mir Hossein Mousavi Terjangkit Coronavirus

Sepuluh Tahun Dalam Tahanan Rumah, Tokoh Oposisi Iran Mir Hossein Mousavi Terjangkit Coronavirus

Grand Syeikh Al-Azhar Tetap Mengecam Prancis soal Kartun Nabi dan Sentimen Anti-Islam

Grand Syeikh Al-Azhar Tetap Mengecam Prancis soal Kartun Nabi dan Sentimen Anti-Islam

Striker Klub Sevilla Frederick Kanoute: Puasa Memberi Saya Kekuatan

Striker Klub Sevilla Frederick Kanoute: Puasa Memberi Saya Kekuatan

Baca Juga

Berita Lainnya