Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Inggris Bersedia Amandemen UU yang Merugikan Israel

Bagikan:

Hidayatullah.com –Hari Kamis Pemerintah Israel menyatakan mengapresiasi janji Menlu Inggris William Hague untuk mengubah undang-undang yang mengancam akan menangkap pejabat Israel jika berkunjung ke London.
“Israel menyambut komitmen eksplisit pemerintah Inggris untuk mengamandemen hukum yuridiksi universal,” demikian bunyi sebuah pernyataan yang dikeluarkan usai Hague bertemu dengan PM Benjamin Netanyahu di Tel Aviv sebagaimana dikutip Maan (4/11).
Undang-undang tersebut menyatakan bahwa orang dapat dituntut karena melakukan kejahatan di luar negeri. Organisasi-organisasi pro-Palestina di Inggris kerap menggunakannya untuk mendapatkan surat perintah penangkapan atas para pejabat Israel yang datang ke Inggris, sehingga kunjungan rombongan asal Zionis Israel seringkali dibatalkan.
Wakil PM Dan Meridor membatalkan kunjungannya ke Inggris pekan ini, karena takut ditangkap atas tuduhan kejahatan perang.
Israel mengatakan, mereka menunda dialog strategis dengan Inggris hingga undang-undang tersebut diamandemen.
“Adalah masalah besar jika pejabat-pejabat Israel tidak dapat pergi ke Inggris. Selama masalahnya masih ada, maka itu akan membahayakan hubungan antara kedua negara,” ujar Menlu Israel Yigal Palmor.
Pernyataan yang dikeluarkan kantor Netanyahu hari Kamis kemarin menyebutkan bahwa pertemuannya dengan Hague “membuahkan hasil”.[di/maan/ hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Intelijen Korsel: Kim Jong-nam Diracun Agen Wanita Korea Utara

Intelijen Korsel: Kim Jong-nam Diracun Agen Wanita Korea Utara

Dalam Lima Tahun, 4000 Warga Palestina Syahid

Dalam Lima Tahun, 4000 Warga Palestina Syahid

Marinir AS Tembak Temannya Lalu Bunuh Diri

Marinir AS Tembak Temannya Lalu Bunuh Diri

Uni Afrika Tangguhkan Keanggotaan Sudan

Uni Afrika Tangguhkan Keanggotaan Sudan

Polisi: Remaja Jerman Banyak Sebarkan Konten Kekerasan di Media Sosial

Polisi: Remaja Jerman Banyak Sebarkan Konten Kekerasan di Media Sosial

Baca Juga

Berita Lainnya