Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Lebih Baik Wanita Saudi Jadi Guru Ngaji daripada Kasir

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dr. Yusuf Abdullah Al Ahmad, anggota Badan Pengajaran Fakultas Syari’ah Universitas Ummul Qura Makkah merespon sedikitnya warga negara Saudi yang menjadi guru pengajar tahfidz al-Qur`an di negeri mereka sendiri. Ia menyarankan agar pemerintah mengangkat para-wanita Saudi untuk menjadi guru al-Qur`an, demikian lansir Aljazeera.net (28/10).
Oleh karena itu, Al Ahmad menyarankan kepada pemerintah, mereka bisa mengangkat secara resmi lebih dari 30 ribu guru, baik laki-laki maupun perempuan untuk menjadi pengajar al-Qur`an. Daripada memanfaatkan isu kemiskinan perempuan sebagai alasan untuk memperkerjakan wanita sebagai kasir.
Menurutnya, tidak akan ada masalah jika Saudi mengangkat sekian banyak pengajar al-Qur`an, karena Saudi memiliki pemasukan cukup besar.
Warga Saudi sendiri enggan menjadi guru al-Qur`an non formal karena gajinya rendah, yakni tidak lebih dari 500 riyal perbulan atau sekitar 133 dolar. Dan mayoritas warga Saudi tidak mengambilnya, ketika mereka tahu bahwa gaji itu dari sedekah dan zakat.
Sebagaiamana diberitakan sebelumnya, bahwa menurut sensus, mayoritas pengajar halaqah al-Qur`an non formal di Saudi adalah orang asing. Dari 20919 pengajar, hanya 5 persen saja dari warga Saudi. [tho/jzr/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Korban Tewas Pasukan Asing di Afghanistan Terus Berjatuhan

Korban Tewas Pasukan Asing di Afghanistan Terus Berjatuhan

Hamburg Jerman Larang Mobil Diesel Tua Melaju di Jalan

Hamburg Jerman Larang Mobil Diesel Tua Melaju di Jalan

PBB Segera Lakukan Penyeledikian Kekerasan Aparat Myanmar terhadap Etnis Muslim Rohingya

PBB Segera Lakukan Penyeledikian Kekerasan Aparat Myanmar terhadap Etnis Muslim Rohingya

Dalam Sehari Saudi Galang $32,5 Juta Donasi Suriah

Dalam Sehari Saudi Galang $32,5 Juta Donasi Suriah

Seorang Wanita Inggris Dituntut karena Menjadi Anggota ISIS/ISIL

Seorang Wanita Inggris Dituntut karena Menjadi Anggota ISIS/ISIL

Baca Juga

Berita Lainnya