Sabtu, 13 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Internasional

63% Korban di Iraq Adalah Penduduk Sipil

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah satuan militer rahasia Amerika Serikat tengah mempersiapkan situs Wikileaks sebagai publikasi dan membeberkan kepada beberapa media internasional bahwa jumlah kematian warga sipil di Iraq jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan selama ini. Demikian dilansir Al-Jazeera.net (23/10).
Berdasarkan dokumen yang telah ditinjau oleh Al-Jazeera selama beberapa bulan, mengungkapkan bahwa terdapat 285.000 korban sejak invasi Amerika Serikat pada tahun 2003. Dari jumlah korban tersebut, sedikitnya 109.000 orang yang tewas. 63% dari jumlah korban adalah penduduk sipil, dan sebanyak 15.000 orang lainnya korban yang tidak dikenal.
Yang paling parah terjadi pada bulan Desember 2006. Dokumen tersebut mencatat bahwa jumlah korban yang berjatuhan ketika itu mencapai 5.183 orang, dan 4.000 di antaranya adalah penduduk sipil.
Adapun yang paling bertanggungjawab atas banyaknya jumlah korban dari penduduk sipil tersebut adalah Angkata Udara Amerika Serikat. [sdz/jzr/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Suku Asli Namibia Gugat Jerman dalam Kasus Genosida Seabad Silam

Bila Konflik Antar Pengembala Berlanjut Nigeria akan Mengalami Kelaparan

Bila Konflik Antar Pengembala Berlanjut Nigeria akan Mengalami Kelaparan

Israel Putuskan Hubungan dengan Dewan HAM PBB

Israel Putuskan Hubungan dengan Dewan HAM PBB

Al Halabi Setuju Pemilu, Salafi Lain Anggap Musibah

Al Halabi Setuju Pemilu, Salafi Lain Anggap Musibah

Mesir Bebaskan 163 Anggota Ikhwanul Muslimin

Mesir Bebaskan 163 Anggota Ikhwanul Muslimin

Baca Juga

Berita Lainnya