Sabtu, 4 Desember 2021 / 28 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Tak Sanggup Bayar Gaji, AS “Istirahatkan” Ribuan Guru

Bagikan:

 Hidayatullah.com–Pemerintah AS telah memberhentikan 58 ribu guru dan pekerja pendidikan pada bulan September meski Kongres negara itu mensahkan paket bantuan pendidikan sebesar 26 miliar dolar.

Press TV mengutip situs The Huffington Post, Ahad (10/10) melaporkan, pemecatan 58 ribu orang terjadi saat 10 miliar dari anggaran yang disahkan oleh Kongres itu dialokasikan untuk mencegah pemberhatian pegawai seperti guru, penasehat, asisten guru, dan sopir bus sekolah.

Beberapa ekonom percaya bahwa jika anggaran itu tidak disahkan dan juga tidak dialokasikan untuk membantu pendidikan, maka kondisi akan lebih buruk dari sekarang. Padahal Asosiasi Guru dan Pegawai Sekolah mengatakan, pemberhentian itu akibat kurangnya kinerja pemerintah federal dan pemerintah negara bagian untuk mencegah peningkatan jumlah pengangguran dan pemakaian yang tepat terhadap anggaran bantuan tersebut.

Heidi Shierholz, pakar ekonomi AS mengkritik kinerja pemerintah negara federal dan ketidakjelasan dalam pembayaran gaji guru dan pegawai pendidikan. Ia meyakini pemerintah negara bagian telah menerima bantuan dalam jumlah besar untuk mencegah masalah seperti itu. [irb/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Terkait Penyelewengan Dana Uni Eropa, Markas Partai Anti-Islam Prancis Digeledah

Terkait Penyelewengan Dana Uni Eropa, Markas Partai Anti-Islam Prancis Digeledah

Menlu Baru Pakistan Seorang Wanita Muda

Menlu Baru Pakistan Seorang Wanita Muda

Kerangka Vampir Bulgaria akan Dipamerkan

Kerangka Vampir Bulgaria akan Dipamerkan

Warga Inggris Tolak Perkawinan Sesama Jenis

Warga Inggris Tolak Perkawinan Sesama Jenis

Serangan Bom Menarget Jamaah Masjid Quetta, Membunuh 14 Orang

Serangan Bom Menarget Jamaah Masjid Quetta, Membunuh 14 Orang

Baca Juga

Berita Lainnya