Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pembakaran Masjid di Tepi Barat untuk Tolak Perundingan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Tindakan pemukim Israel yang menyerang Masjid Al-Anbiya di Tepi Barat dan membakar al-Quran, Senin (4/10) adalah bentuk menentang perundingan perdamaian Palestina.

Sebenarnya, serangan terhadap masjid yang terletak di Beit Fajjar, Tepi Barat, dekat pemukiman Israel Migdal Oz ini bukan kali pertama. Dalam satu tahun terakhir, sudah kali keempat warga Israel melakukan serangan terhadap masjid.

Selain itu, orang-orang Israel itu juga mencoret-coret dinding masjid dengan bahasa Ibrani. Demikian dilansir Al-Arabiya.net (4/10).

Di pintu masjid di desa Bait Fajar, sebelah selatan Betlehem, ditulis kalimat “Kami membakar  masjid” dengan menggunakan bahasa Ibrani. Insiden itu terjadi di hari yang sama ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan agar semuanya tetap tenang supaya tidak merusak jalannya perundingan damai.

Orang-orang Israel itu membakar karpet masjid dengan menggunakan minyak tanah. Mereka juga membakar mushaf al-Qur’an, melukiskan lambang Bintang Daud di pintu masjid.

Warga Pelestina mengatakan bahwa pemukim Israellah yang menjadi dalang serangan tersebut.

Muhammad Hussein, Mufti Besar di al-Quds mengatakan, “Pesan dari pemukim Israel ini adalah untuk meneror rakyat Palestina.”

Ia juga menambahkan bahwa tindakan seperti itu tidak dapat meneror rakyat Palestina. Bahkan justru akan meningkatkan tekad mereka untuk mendapatkan semua hak-haknya.

Menurut Letnan Kolonel Ipovis Avital, juru bicara tentara Israel, peristiwa sejenis yang seperti ini sudah kali keempat terjadi sejak bulan Desember.

Tindakan pemukim Israel tersebut semakin memperumit usaha perdamaian yang dilakukan oleh Amerika Serikat. [sdz/aby/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Obama Takut Serang Iran?

Obama Takut Serang Iran?

Tahun ini Prancis telah Tutup Puluhan Masjid dan Sekolah Islam

Tahun ini Prancis telah Tutup Puluhan Masjid dan Sekolah Islam

Obama: Masyarakat Amerika Masih Belum Nyaman Melihat Wanita Berkuasa

Obama: Masyarakat Amerika Masih Belum Nyaman Melihat Wanita Berkuasa

AS Nilai Zionis Semakin Tidak Demokratis

AS Nilai Zionis Semakin Tidak Demokratis

Mantan Pelatih Militer AS Dijatuhi Hukuman 10 tahun Penjara karena Siksa 12 Tentara Muslim

Mantan Pelatih Militer AS Dijatuhi Hukuman 10 tahun Penjara karena Siksa 12 Tentara Muslim

Baca Juga

Berita Lainnya