Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Abbas-Peres Sempat Bertemu di New York

Bagikan:

Hidayatullah.com–Para pemimpin Palestina dan Israel bertemu di New York hari Senin (20/9/2010), seminggu setelah putaran terakhir perundingan damai langsung dilakukan tanpa hasil yang jelas.

Sebuah sumber diplomatik yang tidak menyebutkan nama mengabarkan, Presiden Mahmoud Abbas dan Presiden Shimon Peres bertemu di sela-sela rapat tahunan Majelis Umum PBB, demikian lansir Reuters.

Tidak jelas kapan Abbas akan melanjutkan perundingan dengan PM Benjamin Netanyahu, sebagai ketua delegasi Israel dalam perundingan langsung Palestina-Israel yang kembali digelar pada 2 September lalu, setelah vakum selama 20 bulan.

Namun sebagaimana dilaporkan Maan, Abbas menegaskan bahwa pihaknya mau kembali berunding dengan Israel jika penghentian pembangunan pemukiman Yahudi diperpanjang.

Penghentian secara parsial pembangunan pemukiman Yahudi oleh Israel akan segera berakhir bulan ini. Netanyahu telah menyatakan dalam rapat kabinet mingguan hari Ahad (19/9) bahwa dia tidak akan memperpanjang penghentian itu meskipun ada kecaman dari AS, Uni Eropa, dan PBB.

Abbas mengatakan bahwa lanjut atau tidaknya perundingan tergantung masalah pemukiman Yahudi. Jika penghentian pemukiman Yahudi hanya satu bulan, maka ia mau berunding untuk masa satu bulan saja.

Mengenai tuntutan Israel agar Palestina mengakuinya sebagai sebuah negara Yahudi, Abbas mengatakan bahwa Israel bebas menyebut dirinya “Kerajaan Zionis Yahudi Israel” dan itu bukanlah urusannya. Namun jika Israel ingin para perunding Palestina mengakui negaranya, maka Israel harus mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

Ketika ditanya apakah dirinya takut pembicaraan damai di masa datang akan gagal, Abbas menjawab dirinya “tidak takut pada apapun.”

Abbas menyatakan kemarahannya atas pembunuhan tokoh Hamas di Tulkarem, Tepi Barat Jumat lalu oleh Israel. Dia meminta agar Israel berhenti melakukan serangan atas kota-kota Palestina. [di/maa/rtr/hidayatullah.com]

 

Foto: Abbas dan Peres bertemu di New York. (Getty Images)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

5 Jam Perhari, “Jeda Kemanusiaan” Diterapkan di Ghuthah Mulai 27 Februari

5 Jam Perhari, “Jeda Kemanusiaan” Diterapkan di Ghuthah Mulai 27 Februari

Para Ibu di Australia Komplain Susu Nestle

Para Ibu di Australia Komplain Susu Nestle

Pekerja Jerman Ini Dicurigai Meracuni Makanan 21 Koleganya Hingga Mati

Pekerja Jerman Ini Dicurigai Meracuni Makanan 21 Koleganya Hingga Mati

Perdana Mentri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu akan Diadili Karena Korupsi

Perdana Mentri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu akan Diadili Karena Korupsi

Pengadilan Prancis Akhirnya Tangguhkan Larangan Burkini

Pengadilan Prancis Akhirnya Tangguhkan Larangan Burkini

Baca Juga

Berita Lainnya