Selasa, 30 Maret 2021 / 17 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dikecam Karena Tampilkan Foto Tawanan di FB

Bagikan:

Hidayatullah.com–Eden Aberjil mempublikasikan foto-foto di sebuah album di situs tersebut dengan judul “The army: the best days of my life”. (Tentara: hari-hari terindah dalam hidup saya”).

Para petinggi militer Israel mengutuk ulahnya ”memalukan” dan menyatakan mereka akan menyelidiki lebih lanjut masalah ini.

Kelompok-kelompok warga Palestina mengatakan foto-foto itu melecehkan dan menunjukkan ”mentalitas pasukan pendudukan”.

Foto-foto kontroversial itu tercakup dalam 26 foto yang dipampangan Aberjil di halaman Facebook.

Di salah satu foto, dia terlihat tersenyum di dekat tiga tawanan yang diikat dan matanya ditutup. Di foto lain, dia dududuk dengan wajah diarahkan ke seorang tawanan.

Aberjil telah dibebaskan dari jajaran militer setelah menyelesaikan masa wajib militer, dan tidak jelas apakah dia masih mungkin menghadapi sanksi disipliner.

Namun, seorang juru bicara militer mengatakan seluruh rincian masalah ini telah disampaikan kepada para atasnnya untuk mendapat ”perhatian lebih lanjut”.

”Ini perilaku yang mempermalukan oleh tentara bersangkutan,” kata juru bicara tersebut dalam pernyataan.

Warga Palestina yang ditahan serdadu Israel biasanya ditutup mata dan diborgol untuk mencegah mereka kabur.

Meski foto-foto yang dipublikasikan di Facebook itu tidak menunjukkan penganiyaan, Otorita Palestina mengatakan gambar tadi memperlihatkan ”mentalitas tentara pendudukan yang bangga mempermalukan orang Palestina”.

”Pendudukan itu tidak adil, amoral, dan seperti diperlihatkan foto-foto ini, busuk,” kata jurubicara Ghassan Khatib.

Yishai Menuchim, pimpinan lembaga anti penyiksaan, Israeli Committee Against Torture, juga mengecam foto-foto tersebut.

Dia mengatakan insiden ini ”mencerminkan sikap yang telah menjadi norma dan menunjukkan perlakuan terhadap orang Palestina sebagai objek, bukannya manusia”.

Bulan lalu, enam serdadu Israel dikecam banyak pihak karena memposting video mereka menari-nari selagi menjalankan tugas di Hebron, Tepi Barat.

Mereka lolos dari sanksi disipliner setelah militer Israel menyimpulkan tindakan mereka tidak membahayakan.[bbc/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Penasihat Keamanan AS: Pidato Netanyahu di Kongres Amerika akan Memperburuk Hubungan

Penasihat Keamanan AS: Pidato Netanyahu di Kongres Amerika akan Memperburuk Hubungan

Helikopter Rusia yang Hilang Ditemukan di Dasar Samudera Arktik

Helikopter Rusia yang Hilang Ditemukan di Dasar Samudera Arktik

Umur Rezim Assad Maksimal 4 Bulan Lagi

Umur Rezim Assad Maksimal 4 Bulan Lagi

Melecehkan Staf dan Boros Anggaran Kepala Negara Kanada Dipaksa Mundur

Melecehkan Staf dan Boros Anggaran Kepala Negara Kanada Dipaksa Mundur

Baca Juga

Berita Lainnya