Sabtu, 4 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

AS Meradang Pembatasan Blackberry di UEA

Bagikan:

Hidayatullah.com–Amerika Serikat mengatakan kecewa dengan keputusan Uni Emirat Arab untuk menghentikan pelayanan utama telepon canggih Blackberry. Menurut AS, Uni Emirat Arab akan memulai preseden yang berbahaya dalam membatasi kebebasan informasi.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika P.J. Crowley menyampaikan posisi pemerintah AS, yang memandang pembatasan teknis ini sebagai langkah yang salah.

Crowley menyampaikan dalam jumpa pers, Amerika Serikat sedang berusaha memperoleh informasi tambahan dari Uni Emirat Arab mengenai keprihatinan keamanannya. Tetapi, AS juga mendesak UEA agar membuka diri bagi arus bebas informasi, termasuk teknologi baru yang dapat memberdayakan rakyat.

Badan Pengawas Telekomunikasi Uni Emirat Arab (TRA) sudah memutuskan badan ini akan menghentikan surel, pelayanan internet dan instant messenger pada telepon Blackberry mulai 11 Oktober. Larangan tersebut tidak berlaku bagi hubungan telepon dan SMS.

Menurut pihak berwenang Uni Emirat Arab, telepon canggih Blackberry dapat mengancam keamanan nasional karena data pengguna dikelola di luar negeri. Beberapa jam setelah pengumuman Uni Emirat Arab itu, Arab Saudi mengumumkan rencananya untuk mulai menghambat pelayanan instant messenger Blackberry bulan ini. [voan/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ratusan Gadis Nakusa India Ganti Nama

Ratusan Gadis Nakusa India Ganti Nama

Israel Beri Izin Tinggal Uskup Anglikan Al Quds

Israel Beri Izin Tinggal Uskup Anglikan Al Quds

Ratko Mladic Berulah dalam Sidang

Ratko Mladic Berulah dalam Sidang

Ribuan Migran Timur Tengah Terjebak Suhu Beku, Dipukuli Polisi Belarusia

Ribuan Migran Timur Tengah Terjebak Suhu Beku, Dipukuli Polisi Belarusia

Wanita Inggris Mati karena Granat AS, Bukan Taliban

Wanita Inggris Mati karena Granat AS, Bukan Taliban

Baca Juga

Berita Lainnya