Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Internasional

Perwira Marinir AS Dipaksa Pensiun karena Insiden di Iraq

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang perwira marinir Amerika telah dipaksa pensiun, karena dituduh lalai menyelidiki tewasnya 24 warga sipil Iraq di kota Hadhita, Iraq barat pada tahun 2005.

Pengacara yang membela Letnan Kolonel Jeffrey Chessani mengatakan, hari terakhirnya berdinas dalam militer Amerika adalah hari Jumat.

Pengacara Chessani hari Senin mengatakan, Menteri Angkatan Laut Ray Mabus baru-baru ini mendukung keputusan pengadilan bahwa bekas komandan itu menunjukkan sikap yang kurang layak dalam menanggapi pembunuhan Hadhita tahun 2005 itu, tetapi ia sebaiknya dipensiunkan tanpa menerima penurunan pangkat.

Chessani dituduh lalai menyelidiki kematian 24 orang sipil Iraq di kota Haditha, Provinsi Al-Anbar.  Hakim kemudian membatalkan dakwaan terhadapnya.

Jaksa mengatakan, Marinir AS di bawah komando Chessani menewaskan para warga sipil Iraq itu ketika mereka mencari pemberontak yang bertanggung-jawab atas peledakan bom pinggir-jalan yang menewaskan seorang tentara Amerika. Di antara warga sipil yang tewas terdapat perempuan dan anak-anak.[voan/hidayatullah.com]

Keterangan foto: Marinir AS dari Resimen 1 berpatroli di Haditha tahun 2005 (AFP)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Benar-Benar Takut Islam Berkuasa di Mesir

Israel Benar-Benar Takut Islam Berkuasa di Mesir

Divonis 3 Tahun Bui dalam Kasus Anggaran Istana, Mubarak akan Segera Bebas

Divonis 3 Tahun Bui dalam Kasus Anggaran Istana, Mubarak akan Segera Bebas

Setelah Didemo Rakyat Turki dan Dikecam PBB, Partai AKP Sementara Urungkan RUU Legalisasi Pemerkosaan Anak

Setelah Didemo Rakyat Turki dan Dikecam PBB, Partai AKP Sementara Urungkan RUU Legalisasi Pemerkosaan Anak

3 Hari di Penjara Sipil Mubarak Sakit

3 Hari di Penjara Sipil Mubarak Sakit

“Fatwa” Yahudi Ortodok: Wanita Wajib Tutup Seluruh Badan

“Fatwa” Yahudi Ortodok: Wanita Wajib Tutup Seluruh Badan

Baca Juga

Berita Lainnya