Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ratu Rania Tolak Bukunya Diterjemahkan ke Hebrew

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ratu Rania telah menolak tawaran agar buku anak-anak hasil karyanya yang laris manis terbitan New York Times diterjemahkan ke dalam bahasa Hebrew.

Haaretz melaporkan Rabu (14/7) bahwa Rania, istri Raja Yordania, menolak tawaran penerjemahan “The Sandwich Swap”–buku anak-anak usia 4-8 tahun–yang ditulisnya bersama Kelly DiPucchio dengan ilustrasi oleh Tricia Tusa.

Buku itu bercerita tentang dua gadis kecil yang belajar mempertahankan persahabatan mereka meskipun memiliki perbedaan latar belakang budaya. Salma biasa membawa bekal roti kepit isi hummus (makanan khas Arab, berupa pasta dari kacang Arab yang dihaluskan dan dicampur bumbu), sementara Lily membawa roti kepit ala Amerika dengan isi peanut butter dan jelly. Mereka membagi bekal yang dibawanya, sehingga masing-masing bisa menikmati roti kepit yang berbeda rasa itu.

Menurut Ratu Rania, yang merupakan orang Palestina, cerita dalam buku itu diilhami pengalaman masa kecil. Ia sering dibawakan bekal sandwich pita dan hummus oleh ibunya. Rania sangat terkejut ketika dulu pertama kali melihat ada temannya yang makan sandwich isi peanut butter dan jelly.

The Sandwich Swap telah diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Arab. Menurut keterangan laman situsnya, hasil penjualan buku disumbangkan ke sebuah organisasi di Yordania, untuk merenovasi 500 sekolah. [di/hrz/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

“Buku Bajakan, Jangan Didekati”

“Buku Bajakan, Jangan Didekati”

Khawatir Diincar FBI, Aktivis Antiperang AS Menolak Bersaksi

Khawatir Diincar FBI, Aktivis Antiperang AS Menolak Bersaksi

Inggris Siap Mengerahkan 500 Tentara ke Afghanistan

Inggris Siap Mengerahkan 500 Tentara ke Afghanistan

Deputi PM Belanda: Gereja Katolik Harus Reformasi

Deputi PM Belanda: Gereja Katolik Harus Reformasi

Noam Chomsky: “Berdasarkan UU AS, Bush Harus Dihukum Mati”

Noam Chomsky: “Berdasarkan UU AS, Bush Harus Dihukum Mati”

Baca Juga

Berita Lainnya