Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Iran Tangguhkan Rajam Wanita Pezina

Bagikan:


Hidayatullah.com–Pengadilan Iran, Ahad (11/7), menangguhkan hukuman rajam bagi seorang wanita pelaku perzinaan untuk sementara waktu, demikian dikabarkan kantor berita IRNA.

Hukuman rajam atas Sakineh Mohammadi Ashtiani telah memicu protes dari dunia internasional, tapi menurut seorang pejabat di Kehakiman, Malekajdar Sharifi, penangguhan tersebut tidak terpengaruh dengan kecaman yang ada dan hukuman masih dimungkinkan untuk dilaksanakan.

“Keputusannya sudah tetap dan dapat dilaksanakan. Tapi ditunda karena alasan kemanusiaan dan atas perintah Kepala Pengadilan,” kata Sharifi yang bertugas di Propinsi Azerbaijan Timur, tempat Ashtiani dijatuhi hukuman.

“Hukuman tidak akan dilaksanakan untuk sekarang ini,” ujar Sharifi.

Meskipun demikian, Ashtiani yang sekarang meringkuk di penjara, tidak berarti bebas dari hukuman.

Pembunuhan, perzinaan, pemerkosaan, perampokan bersenjata, pengingkaran terhadap agama dan kasus narkoba, semuanya dapat dikenakan hukuman mati di Iran. Ketentuan itu berlaku sejak Revolusi Islam tahun 1979.

Ashtiani, didakwa telah melakukan hubungan gelap dengan dua orang pria dan mendapat hukuman cambuk 99 kali pada tahun 2006.

Mengutip pejabat kehakiman, IRNA menyebutkan, “Mohammadi Ashtiani telah melakukan berbagai macam kejahatan yang sangat serius, dan bukan hanya perzinaan.”

Menurut Amnesty International, Iran adalah negara yang paling banyak mengeksekusi hukuman mati di dunia pada tahun 2008, setelah China, yaitu sekitar 346 orang. [di/an/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Universitas Al Azhar Mengeluarkan Mahasiswi yang Memeluk Teman Pria

Universitas Al Azhar Mengeluarkan Mahasiswi yang Memeluk Teman Pria

Amerika Susun Skenario Mengganti Sistem di Suriah

Amerika Susun Skenario Mengganti Sistem di Suriah

Prajurit Demokrasi Mali Amadou Touré Meninggal Dunia di Istanbul

Prajurit Demokrasi Mali Amadou Touré Meninggal Dunia di Istanbul

Pengacara Anti-Terorisme ‘Israel’ Dihukum karena Menyerang Warga Palestina

Pengacara Anti-Terorisme ‘Israel’ Dihukum karena Menyerang Warga Palestina

Kepala Intelijen: Korut Pakai Kedutaannya di Jerman untuk Mendapatkan Teknologi Nuklir

Kepala Intelijen: Korut Pakai Kedutaannya di Jerman untuk Mendapatkan Teknologi Nuklir

Baca Juga

Berita Lainnya