Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Redaktur CNN Dipecat Setelah Memuji Tokoh Hizbullah

Bagikan:

Hidayatullah.com–CNN memecat seorang redaktur liputan Timur Tengahnya, setelah ia memposting ucapan kekaguman atas ulama Syiah penasihat spiritual Hizbullah yang meninggal baru-baru ini.

“Salah satu pembesar Hizbullah yang sangat saya hormati,” demikian antara lain bunyi komentar yang ditulis Nasr di Twitternya tentang Ayatullah Muhammad Hussein Fadlallah yang meninggal Ahad lalu, seperti dikutip Associated Press Kamis (8/7).

Octavia Nasr kemudian meminta maaf atas hal tersebut, tapi rupanya hal itu sia-sia, karena hari Rabu CNN memecatnya.

Wakil Presiden Senior CNN untuk pengumpulan berita internasional, Parisa Khosravi, menulis dalam sebuah memo, bahwa kelangsungan posisi Nasr sebagai redaktur Timur Tengah di CNN telah dibicarakan dengan yang bersangkutan dan keputusannya adalah wanita itu akan meninggalkan perusahaan tersebut.

Keputusan CNN memecat Nasr karena mengekspresikan rasa hormatnya atas tokoh Syiah Libanon itu mengejutkan banyak pihak dan dianggap mencoreng kebebasan berekspresi. Terlebih seperti yang dikatakan Nasr, bahwa alasan dia menghormati Fadlallah adalah karena sikapnya yang membela hak-hak perempuan.

Di Libanon Fadlallah mungkin dikenal sebagai pembela wanita lewat fatwa-fatwanya yang antara lain melarang melakukan kekerasan fisik terhadap wanita, sehingga ia dianggap patut dihormati. Tapi masalahnya di Amerika, segala yang terkait dengan Hizbullah diharamkan dan dianggap musuh besar, karena bagi negara adidaya itu dan sekutunya Hizbullah adalah teroris yang wajib diberantas. Dan di dunia internasional, sikap CNN terkait isu-isu Timur Tengah selama ini sudah dimaklumi.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa lalu, CNN menyebut komentar Nasr atas Fadlallah di Twitter itu sebagai sebuah kesalahan. [cnn/ap/di/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Keluarga Usamah Bin Ladin Dideportasi ke Saudi

Keluarga Usamah Bin Ladin Dideportasi ke Saudi

Partai Rasis Anti-Islam AfD Menang Perkara atas Initelijen Jerman

Partai Rasis Anti-Islam AfD Menang Perkara atas Initelijen Jerman

Taliban ‘Kurangi’ Serangan Selama Ramadhan

Taliban ‘Kurangi’ Serangan Selama Ramadhan

Rezim Militer Baru Mauritania Bebaskan 20 Aktivis Islam

Rezim Militer Baru Mauritania Bebaskan 20 Aktivis Islam

AstraZeneca Jual 6,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Malaysia Tanpa Laba

AstraZeneca Jual 6,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Malaysia Tanpa Laba

Baca Juga

Berita Lainnya