Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

ESQ Ary Ginanjar Dianggap Sesat Oleh Mufti Malaysia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) milik Ary Ginanjar Agustian dinilai sesat oleh Mufti Malaysia. Ajaran ESQ dipandang banyak bertentangan dengan ajaran agama Islam.

Dikutip dari situs www.muftiwp.gov.my, Rabu (7/7/2010), Fatwa Mufti Malaysia itu ditandatangani oleh Mufti wilayah persekutuan Malaysia, Datuk Hj. Wan Zahidi bin Wan Teh tanggal 10 Juni 2010. Oleh Mufti Malaysia, ESQ dianggap ajaran yang dapat merusak akidah serta syariah Islam.

Ciri-cirinya, menurut Mufti Malaysia adalah, ESQ mendukung paham liberalisme karena menafsirkan Al-Quran dan As-Sunnah secara bebas. ESQ mengajarkan bahwa pada dasarnya ajaran seluruh agama adalah benar dan sama.

ESQ juga dianggap menuduh para Nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman dan pencarian. Ini sangat bertentangan dengan akidah Islam soal Nabi dan Rasul.

ESQ dituduh telah mencampuradukan ajaran kerohanian bukan Islam dengan ajaran Islam. Mufti juga melihat jika ESQ menekankan konsep ‘suara hati’ sebagai rujukan utama dalam menentukan baik buruk suatu perbuatan.

ESQ juga dianggap salah karena telah menjadikan logika sebagai rujukan, bukannya Al-Quran dan Hadis. Mukjizat juga tidak dipandang di ESQ karena bertentangan dengan keadaan zaman sekarang yang serba logik.

ESQ dinilai salah karena menggunakan Kod 19 rekaan dari Rasyad Khalifah untuk menafsirkan Al-Quran. Rasyad Khalifah mengaku sebagai rasul dan membawa agama baru yang dinamakan ‘submission’. Teori ini bahkan dipandang lebih tinggi dibanding Al-Quran.

ESQ menyamakan bacaan Al-fatiha sebanyak 17 kali oleh orang Islam dengan ajaran Bushido Jepang. ESQ dianggap telah menafsirkan makna kalimat syahadat dengan “tripple one”. Menurut Mufti, itu adalah tafsiran sesat.

Dalam laman facebook yang dibuat oleh pengikut ajaran Ary, salah seorang juga sempat menanyakan soal fatwa Mufti ini. Account dengan nama ‘FKA ESQ 165 – Samarinda Kukar’ tersebut meminta tanggapan dari pengikut yang lain terkait fatwa Mufti.

Hingga kini Ary Ginanjar belum bisa dihubungi. Dia masih berada di luar negeri. Sedangkan sekretarisnya, Susi, tidak mau mengomentari fatwa ini. [det/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Jumlah Muallaf di Inggris Meningkat

Jumlah Muallaf di Inggris Meningkat

Ribuan Warga Arab dan Iraq Menuju Bagdad Untuk Berjihad

Ribuan Warga Arab dan Iraq Menuju Bagdad Untuk Berjihad

Wanita Muslim Menangkan Rp 938 Juta Dalam Kasus Diskriminasi Jilbab

Wanita Muslim Menangkan Rp 938 Juta Dalam Kasus Diskriminasi Jilbab

Dewan Militer Sudan Tak Akan Serahkan Eks Presiden Bashir ke Negara Lain

Dewan Militer Sudan Tak Akan Serahkan Eks Presiden Bashir ke Negara Lain

Menlu Turki akan Hadiri Pelantikan Donald Trump dan Bahas Ekstradisi Gulen

Menlu Turki akan Hadiri Pelantikan Donald Trump dan Bahas Ekstradisi Gulen

Baca Juga

Berita Lainnya