Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pakistan Terus Pantau Situs Berbau Anti-Islam

Bagikan:


Hidayatullah.com–
Pakistan telah memutuskan untuk memberlakukan sensor resmi pada tujuh situs utama di internet, termasuk mesin pencari Google, karena dianggap mengandung topik-topik anti-Islam. Langkah ini diambil berdasarkan keputusan pengadilan yang melarang situs-situs yang berbau antiagama. Demikian dilansir Islammemo.cc (25/6).

Pada bulan lalu, Pakistan juga sempat melarang situs jejaring sosial Facebook, terkait dengan kasus sayembara menggambar kartun Nabi Muhammad SAW.

Pengadilan di Provinsi Punjab, bagian timur Pakistan, Kamis lalu telah menyetujui sebuah peraturan larangan situs yang memuat artikel antiagama. Dan Badan Telekomunikasi Pakistan juga membuat keputusan untuk memonitor situs-situs utama, serta telah menutup 17 situs yang menggambarkan anti-Islam.

Karam Mehran, seorang pejabat di Badan Telekomunikasi tersebut mengatakan bahwa mereka akan memantau situs-situs utama seperti Google, Yahoo, MSN, Hotmail, Amazon, Ping, dan YouTube.

“Badan Telekomunikasi Pakistan akan memonitor situs-situs dan link yang mengandung materi sesuai dengan arahan dari Mahkamah,” tegasnya. (sdz/ismm/Hidayatullah.com)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

5 Warga Sipil Tewas Atas Serangan Haftar di Ibu Kota Libya

5 Warga Sipil Tewas Atas Serangan Haftar di Ibu Kota Libya

Dokter Menolak Periksa Bayi bernama Al Sisi

Dokter Menolak Periksa Bayi bernama Al Sisi

India akan Gunakan Air Kencing Sapi untuk Bersihkan Gedung Pemerintah

India akan Gunakan Air Kencing Sapi untuk Bersihkan Gedung Pemerintah

Presiden Filipina Ancam Berlakukan Darurat Militer Jika Kehakiman Menghambat Perang Lawan Narkoba

Presiden Filipina Ancam Berlakukan Darurat Militer Jika Kehakiman Menghambat Perang Lawan Narkoba

Manuskrip Melayu Lama Ditemukan di Mekah

Manuskrip Melayu Lama Ditemukan di Mekah

Baca Juga

Berita Lainnya