Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kapal Perang AS-Israel Akan Cegat Armada Kemanusiaan Iran

Bagikan:

Hidayatullah.com–Mesir mempersilakan sedikitnya satu kapal perang Israel dan 11 kapal perang Amerika melewati Terusan Suez, di saat armada kemanusiaan Iran sedang berlayar menuju Gaza. Menurut koran di London berbahasa Arab Al Quds al-Arabi, Mesir mengerahkan ribuan tentaranya untuk melindungi kapal-kapal tersebut.

Sehari sebelum berita itu dirilis pada hari Sabtu, Voice of Israel, radio milik pemerintah Zionis melaporkan bahwa pemerintah Mesir menolak permintaan Israel untuk tidak mengizinkan armada kemanusiaan asal Iran menggunakan Terusan Suez untuk mencapai Gaza.

Perjanjian internasional menuntut Mesir membuka Terusan Suez, termasuk untuk dilewati kapal perang. Iring-iringan kapal yang dipimpin USS Truman itu membawa 5.000 pelaut dan marinir, armada terbesar yang pernah melintasi kanal itu dalam beberapa tahun.

Ketika armada itu melintas, Mesir menutup kanal bagi kapal-kapal ikan dan yang lainnya.

Newsweek menduga, kapal-kapal perang itu akan menginspeksi armada Iran dengan alasan membawa senjata. Dan pemerintah Mesir bisa saja menghentikan kapal itu selama berminggu-minggu dengan berbagai macam alasan teknis, seperti meminta agar dokumen resmi yang berbahasa Persia diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

Menurut Newsweek, Angkatan Laut merupakan pasukan yang paling lemah di Iran. Tehran sendiri telah mengumumkan akan mengawal kapal-kapal Iran dengan “marinir sukarelawan” yang diambil dari Garda Revolusi Iran.

Ketegangan di laut sepertinya juga akan melibatkan Libanon. Kapal kemanusiaan Libanon “Naji Al-Ali” dan “Mariam” dijadwalkan berlayar Ahad (20/6) untuk memberikan bantuan ke Gaza.

Pada hari Sabtu, pemerintah Israel telah memberikan perintah kepada tentaranya untuk mencegat, jika perlu dengan kekerasan, kedua kapal tersebut.

Agen berita Israel menyebutkan, kapal “Mariam” telah mendapatkan pemberkatan dari para wanita Katolik yang berkumpul di depan sebuah patung Bunda Maria di selatan Libanon, yang berdoa agar kapal tersebut bisa menembus blokade Israel atas Gaza.

Kapal bantuan Iran yang diorganisasi oleh Palang Merah Internasional dilaporkan telah bertolak menuju Gaza pada 17 Juni lalu. Dan diakhir pekan kemarin sebuah kapal lain menyusulnya. [di/imc/inn/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ikon Anti-Apartheid Nelson Mandela Wafat

Ikon Anti-Apartheid Nelson Mandela Wafat

Amnesty: Serangan Udara AS Bunuh Petani Somalia Bukan Militan

Amnesty: Serangan Udara AS Bunuh Petani Somalia Bukan Militan

Jumlah Orang yang Didenda karena Kencing Sembarangan di Swedia Menurun

Jumlah Orang yang Didenda karena Kencing Sembarangan di Swedia Menurun

Ikhwanul Muslimin Klaim ada Konspirasi Media-media Mesir

Ikhwanul Muslimin Klaim ada Konspirasi Media-media Mesir

Qatar Berharap Kirim Atlet Wanita Lebih Banyak ke Olimpiade 2016

Qatar Berharap Kirim Atlet Wanita Lebih Banyak ke Olimpiade 2016

Baca Juga

Berita Lainnya