Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

ZionisIsrael Ancam Mati Erdogan Jika Berani ke Gaza

Bagikan:

Hidayatullah.com–Zionis Israel menyatakan, kehadiran Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam konvoi kapal bantuan kemanusiaan untuk warga Jalur Gaza berarti sebuah ‘pernyataan perang dengan Israel.’

Pernyataan ini disampaikan Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Zionis-Israel, Uzi Dayan baru-baru ini.

“Jika saya yang menjadi Presiden Zionis-Israel, maka saya akan menjelaskan kepada Erdogan, jika berani mendatangi Gaza, maka nasibnya tidak akan berbeda dengan warga Turki di kapal Freedom Flotilla.”

Uzi menambahkan, “Jika Erdogan bersama kapal bantuan kemanusiaan untuk  mengakhiri blokade Gaza berangkat ke kawasan dan jika kami tidak mampu menguasainya, maka kapal tersebut akan kami tenggelamkan.”

Ia menandaskan, kedatangan Erdogan bersama kapal bantuan kemanusiaan berarti pernyataan perang dengan Israel dan pihaknya perlu menjelaskan kepadanya tentang garis merah yang tidak boleh dilanggar.

Uzi mengatakan, “Jika kita tidak memberikan peringatan dan ancaman yang cukup kepada Erdogan, maka ia akan semakin leluasa untuk bertindak.”

Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Zionis-Israel juga menegaskan, jika tim inspeksi internasional terkait kapal Freedom Flotilla berniat memaksakan kehendaknya, maka Israel juga akan menyeret Erdogan ke pengadilan internasional.

Sebagaimana diketahui, pascaserangan brutal pasukan komando Zionis-Israel terhadap konvoi Freedom Flotilla, berbagai dunia mendesak Zionis membuka blokade Gaza. Di antaranya terdapat nama Erdogan, Perdana Menteri Turki yang siap berangkat ke Gaza.

Ancaman Turki

Sebelumnya, Erdogan menegaskan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam, sementara Zionis-Israel terus-menerus mengkerangkeng Gaza dalam “penjara raksasa.”

Erdogan menegaskan bahwa mendobrak blokade Gaza tidaklah cukup dengan kecaman masyarakat internasional, akan tetapi harus ada komite khusus internasional untuk merealisasikannya, yang tidak membiarkan dilakukannya lagi kejahatan kemanusiaan semacam itu tanpa ada sangsi apa pun, dan harus ada tindakan yang tepat bagi kejahatan Zionis-Israel.

“Zionis-Israel akan memperoleh “harga yang pas” atas darah para syuhada Kafilah Kapal Kebebasan.” Ia menegaskan bahwa Turki akan berusaha keras mengupayakan penyelidikan internasional atas kejahatan Israel terhadap kafilah Freedom Flotilla tersebut. Bahkan Turki yang semula dekat dengan Zionis-Israel menyatakan siap jadi musuh utama. [irb/al-Alam/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

MA Prancis Bolehkan Polisi Pakai Senapan Flashball Hadapi Demonstran

MA Prancis Bolehkan Polisi Pakai Senapan Flashball Hadapi Demonstran

Mesir Mengesahkan UU Melindungi Perwira Militer Dari Tuntutan Kudeta

Mesir Mengesahkan UU Melindungi Perwira Militer Dari Tuntutan Kudeta

Muhammad Hamza, Anak Jenius Programer Komputer Termuda Dunia

Muhammad Hamza, Anak Jenius Programer Komputer Termuda Dunia

Sufi Mesir Tolak Gabung Liberalis untuk Lawan Salafy

Sufi Mesir Tolak Gabung Liberalis untuk Lawan Salafy

Pemberontak Al-Houthi  Usulkan ke Saudi untuk Menghentikan Serangan Rudal

Pemberontak Al-Houthi Usulkan ke Saudi untuk Menghentikan Serangan Rudal

Baca Juga

Berita Lainnya