Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Aktivis Sayap Kiri Yahudi Masuk Islam

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang aktivis sayap kiri Yahudi asal Maroko, Tali Fahima, Senin 7 Juni, mengumumkan keislamannya di kota Umm Al Fahm, setelah melalui berbagai liku jalan dalam pencarian agama ini.

Tali Fahima memilih untuk menyatakan keislamannya di kota Umm Al Fahm karena ia ingin menjelaskan bahwa yang mendorong ia masuk Islam adalah karena ia mengenal baik Asy Syaikh Raid Shalah, pemimpin gerakan Islam di Palestina 1948 yang sekarang diduduki Zionis.

Katanya, “Ketika pertama kali saya bertemu dengan Syaikh Raid Shalah, saya merasakan dari dalam diri saya sesuatu yang mengguncang jiwa saya, meskipun ia belum mengucapkan sepatah kata pun. Akan tetapi pancaran raut wajahnya dan sikap rendah hatinya benar-benar mendorong saya untuk masuk Islam.”

Pernyataan keislamannya di Masjid Al Malsa di kota tersebut disaksikan oleh Asy Syeikh Dr. Raid Fathi, Asy Syeikh Yusuf Al Bazz serta imam Masjid Malsa, Asy Syeikh Taufik Yusuf dan Asy Syeikh Mustafa Ridha.

Setelah Asy Syeikh Raid Fathi menjelaskan pokok-pokok ajaran Islam kepada Tali Fahima, ia pun beranjak untuk menjenguk Asy Syaikh Raid Shalah yang sedang dalam tahanan rumah oleh “pemerintah” Zionis.

Ia menjenguk pemimpin gerakan Islam itu untuk memberitahukan keislamannya sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepadanya. Tali juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah Ta’ala yang telah mentakdirkannya mengenal Asy Syaikh Raid Shalah sebagai jalan baginya untuk menjemput hidayah teragung, yaitu Islam yang lurus.

PLO

Fahima pernah dipenjara Israel dan dibebaskan tahun 2007 setelah menyelesaikan hukuman tiga tahun dengan tuduhan telah memberi informasi kepada musuh dan berdekatan organisasi teroris.

Kala itu, bulan Mei 2004, Fahima memasuki wilayah Jenin dan bertemu dengan kelompok Brigade al-Aqsa, sayap bersenjata gerakan Fatah (PLO), yang sekuler. Dia bertemu dengan Zakaria Zubaydi, yang tak lain komandan Brigade al-Aqsa. Ia bahkan pernah menyatakan akan berfungsi sebagai perisai manusia untuk Zubaydi bahkan menjalin asmara dengannya. [sa/haaretz/ hidayatulah.com]

Foto Tali Fahima sebelum dan sesudah Islam (menggunakan jilbab)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Partai Islam Belanda Tak Ikut Pemilu

Partai Islam Belanda Tak Ikut Pemilu

Rusia Akan Batasi Misionaris Asing

Rusia Akan Batasi Misionaris Asing

Universitas Turki Masih Ada yang Anti Jilbab

Universitas Turki Masih Ada yang Anti Jilbab

Lebih 1 Juta Wanita di AS dan Belahan Dunia Turun Jalan Anti Trump

Lebih 1 Juta Wanita di AS dan Belahan Dunia Turun Jalan Anti Trump

Kantau, Hidangan Puasa Populer Muslim Melayu

Kantau, Hidangan Puasa Populer Muslim Melayu

Baca Juga

Berita Lainnya