Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

CAIR Desak Iklan Anti-Islam di Bus Ditarik

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pengelola angkutan Miami-Dade Transit akhirnya berjanji segera menarik sejumlah iklan dari 10 bus setelah umat Islam di Florida Selatan, AS mengeluhkan isi iklan cenderung menghina Islam. Bahkan isi iklan juga meminta umat Islam untuk meninggalkan Islam.

Iklan merupakan bagian kampanye milik Pamela Geller  dan Robert Spencer. Robert Spencer, adalah Direktur “Stop the Islamization of America” (SIOA) yang berpusat di New York, membeli iklan itu selama sebulan sebagai bagian dari kampanye nasional yang diakuinya sebagai upaya ‘membela kebebasan beragama’. 

Dalam iklan bus yang dicetuskan duo Miami –Robert Spencer dan Pamela Geller—diantaranya mengkampanyekan gerakan yang mengajak umat Muslim agar tidak takut untuk murtad.

Sebelumnya, kampanye “anti Islam” melalui bus-bus itu diakui Pamela Geller diluncurkan di beberapa rute perjalanan Miami, diantaranya; Biscayne Blvd dan US1, Route 88 (Kendall Drive SW 88th Street, dari Dade dan stasiun kereta api North Metro ke SW 80th street), Route 40 (Bird Road SW 40th Street), Route L (Hialeah di sepanjang 79th Street Causeway, Collins Avenue ke Miami Beach Convention Center), Route E (Collins Avenue), Route 11, West Flagler street dan berakhir di stasiun kereta api pemerintah pusat.

Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) cabang Florida Selatan mengritik iklan itu telah mempromosikan sikap fanatik dan membuat pernyataan palsu tentang Islam. 

Jubir angkutan transit, Karla Damian mengatakan, setelah mengkaji ulang iklan itu, pihaknya menilai isinya telah menghina Islam tersebut.

Robert Spencer adalah seorang Katolik ‘pro Neo-Kon’, yang mengangkat  dan mengklaim dirinya sebagai ’spesialis Islam’ dengan banyak menulis tentang Islam secara ngawur dan tendensius. Robert Spencer adalah orang dibalik website jihadwatch dan dhimmiwatch yang isinya kerap memusuhi Arab dan Islam.

SIOA didirikan pada bulan September tahun lalu dengan DL Adams dan Kendra Adams dari New English Review disebut-sebut sebagai pendirinya.

Dalam beberapa kampanye-nya, ia mengatakan kekhawatirannya jika Amerika akan dikendalikan oleh Islam, “Ini adalah hidup di bawah Syariah (hukum Islam),” kata kelompok di belakang iklan, “Stop Islamisasi Amerika” (SIOA) belum lama ini.

Bagaimanapun sikap Pamela Geller  dan Robert Spencer ini menunjukkan betawa takutnya kelompok ‘pro Neo-Kon’ pada perkembangan Islam di negeri mereka. [amt/cha/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Ingin Rayakan Valentine’s Day, Sepasang Kekasih asal Mongolia Tenggelam di Selat Bosporus

Ingin Rayakan Valentine’s Day, Sepasang Kekasih asal Mongolia Tenggelam di Selat Bosporus

Prajuritnya Tewas, Bulan Juli Prancis Tarik Pasukan

Prajuritnya Tewas, Bulan Juli Prancis Tarik Pasukan

Tak Terapkan UU Lingkungan Wakil Rakyat Bavaria Jerman Terancam Penjara

Tak Terapkan UU Lingkungan Wakil Rakyat Bavaria Jerman Terancam Penjara

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Polisi 3 Negara Buru Eksekutif Perusahaan Farmasi Terkait Pemalsuan Obat Kanker

Prancis Keluarkan Surat Perintah Penangkapan 3 Pejabat Suriah

Prancis Keluarkan Surat Perintah Penangkapan 3 Pejabat Suriah

Baca Juga

Berita Lainnya