Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Alasan Melarang Burqa di Prancis Tidak Kuat

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pendapat ini datang dari dewan nasional negara itu, yaitu badan yang memberikan nasihat kepada pemerintah mengenai rancangan undang-undang baru. Presiden Nikolas Sarkozy pernah mengatakan bahwa dia ingin membuat undang-undang yang akan melarang pemakaian burqa atau niqab oleh wanita Muslim dengan alasan melanggar gaya hidup sekuler Prancis.

Lebih dari satu kali Sarkozy mengatakan bahwa tudung yang menutupi seluruh wajah perempuan itu tidak punya tempat di masyarakat Prancis.

Karena itu, dia berusaha menciptakan UU untuk melarangnya. Tetapi, lembaga yang memberikan masukan kepada presiden tidak sependapat dengan pemimpin Prancis.

Dewan nasional memberikan advis kepada pemerintah sebelum RUU disusun di Prancis. Dewan ini terdiri dari para hakim atau juri senior.

Sekarang, dewan menyimpulkan bahwa RUU yang paling banyak menimbulkan silang pendapat itu tidak mungkin bisa bertahan menghadapi gugatan.
Bisa dilarang

Menurut badan ini, kalau nanti digugat di Prancis maupun di mahkamah Eropa, RUU anti-burqa itu akan gugur.

Nampaknya, ada saran lain yang bisa ditempuh, kata dewan nasional, adalah pelarangan burqa dalam situasi-situasi publik tertentu, tempat di mana alasan keamanan membuat wanita harus menunjukkan wajah mereka. Tempat-tempat tertentu itu misalnya sekolah, rumah sakit, atau pengadilan.

Nasihat ini sama sekali tidak mengejutkan. Banyak pengacara dan pakar hukum mengatakan bahwa larangan total terhadap pakaian yang dipilih wanita akan melanggar kebebasan pokok dan akan cepat dibatalkan oleh mahkamah nasional atau Eropa.

Pemerintah Prancis memperkirakan hanya sekitar 2.000 wanita di Prancis yang memakai kerudung yang menutup seluruh wajah.

Namun, bagi banyak orang burqa itu menjadi simbol dari apa yang mereka lihat sebagai islamisasi bertahap atas berbagai bagian masyarakat Prancis. [bbc/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

bangsamoro

Akibat Transmisi Lokal, Kasus Covid-19 di Daerah Otonomi Bangsamoro Meningkat

Ongkos Perang Melawan Sampah Plastik Eropa Naik

Ongkos Perang Melawan Sampah Plastik Eropa Naik

Qaradhawi Minta Ikhwanul Muslimin Mesir Tidak Ikut Pemilu Legislatif

Qaradhawi Minta Ikhwanul Muslimin Mesir Tidak Ikut Pemilu Legislatif

Respon Empat Negara atas Jawaban Qatar

Respon Empat Negara atas Jawaban Qatar

Kredit untuk Industri Syahwat di Amsterdam

Kredit untuk Industri Syahwat di Amsterdam

Baca Juga

Berita Lainnya