Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

CAIR Menentang Buku World of Islam

Bagikan:

Hidayatullah.com–Hari Rabu ini Council on American-Islamic Relations (CAIR) cabang Philadelphia akan melakukan konferensi pers menyangkut kampanye nasional menentang pesan anti-Islam dalam buku anak-anak, yang dinilai dapat menyulut permusuhan dan kecurigaan atas kaum Muslim.

Menurut CAIR Philadephia, pihaknya mendapatkan banyak keluhan dari para orangtua atas buku ‘World of Islam’ yang terdiri dari sepuluh jilid. Buku tersebut dibuat oleh Mason Crest Publishers, bekerjasama dengan organisasi sayap kanan Foreign Policy Research Institute. Keduanya berbasis di Philadelphia.

“Secara umum tema buku itu menyebutkan bahwa Muslim secara turun-temurun mewarisi kekerasan, Islam adalah agama kelas dua dan setiap orang harus waspadai jika ada Muslim di lingkungannya,” papar Direktur Hak-Hak Sipil CAIR wilayah Philadelphia, Moein Khawaja, seperti dikutip Arab News.

“Siapa pun pemuda yang membaca buku-buku ini, tidak dapat dihindari akan membentuk sifat memusuhi Islam dan mencurigai Muslim.”

Khawaja mengutip salah satu buku yang mengatakan, “Muslim mulai berimigrasi ke Amerika Serikat dengan tujuan mengubah masyarakat Amerika, adakalanya melalui aksi terorisme.”

“Buku lainnya menampilkan gambar seorang gadis kecil berusia 7 tahun yang mengenakan kerudung, di bawah tulisan ‘Ancaman Keamanan’.”

Menurut Khawaja, sumber-sumber dalam buku patut dipertanyakan, termasuk Daniel Pipes yang dikenal luas sebagai seorang Islamophobi. Pipes adalah mantan Direktur Foreign Policy Research Institute. Buku itu juga mengutip aktivitis anti-Islam seperti Ayaan Hirsi Ali. [di/an/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Program Dukungan Muslim Inggris

Program Dukungan Muslim Inggris

Covid 19

Sudah Divaksinasi Sejumlah Warga Inggris Meninggal karena Coronavirus Varian India

Pusat Vaksin Covid Dibuka di Masjid Birmingham

Pusat Vaksin Covid Dibuka di Masjid Birmingham

Libya Diambang Kekacauan, Saudi dan Turki Tutup Perwakilan Diplomatik

Libya Diambang Kekacauan, Saudi dan Turki Tutup Perwakilan Diplomatik

250 Ribu Warga Sipil Kembali ke  Mosul

250 Ribu Warga Sipil Kembali ke Mosul

Baca Juga

Berita Lainnya