Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

30 Tahun untuk Pembantai Muslim Bosnia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengadilan kejahatan perang Bosnia memvonis seorang bekas pejabat Serbia hukuman penjara 30 tahun, Jumat (16/10), dengan tuduhan terlibat pembunuhan puluhan orang dalam pembantaian besar-besaran atas Muslim di Srebrenica 1995.

Namun, putusan terhadap Kapten Milorad Trbic (51) itu belum memuaskan para keluarga korban. Pengadilan membebaskan Trbic dari tiga tuduhan pembasmian etnik lainnya karena kurangnya bukti.

Ketua Majelis Hakim Davorin Jukic menyatakan, Trbic terbukti bersalah karena terlibat penyiksaan orang-orang Muslim Bosnia dari daerah kantung Srebrenica, serta penahanan, eksekusi cepat, pemakaman terhadap korban, dan menutupi jejak kejahatan itu.

Sekitar 8.000 pria dewasa dan pemuda Muslim tewas dalam pembunuhan besar-besaran di Srebrenica, setelah pasukan Serbia merebut wilayah kantung di Bosnia timur itu pada 1 Juli 1995, dalam peristiwa yang dianggap sebagai kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

“Trbic juga mengatur pengusiran Muslim dari Srebrenica antara 10 Juli dan 30 November 1995,” kata hakim Jukic.

Ia mengawasi penahanan ribuan Muslim di beberapa sekolah di sekitar Srebrenica, tempat mereka ditahan dalam kondisi tak manusiawi, dan juga pengangkutan ke medan pembunuhan tempat mereka dieksekusi secara massal.

Trbic sendiri menembak mati sedikitnya 20 Muslim di sekolah GrBavci dan sedikitnya lima Muslim di sekolah Rocevici. Ia terlibat dalam penggalian makam korban untuk pemakaman massal pertama dan pemindahan mereka ke “pemakaman massal kedua” untuk menyembunyikan jejak kejahatan itu.

Tulang belulang lebih dari 6.000 korban Srebrenica telah ditemukan di kuburan-kuburan massal di Bosnia timur, tapi hanya sekitar 3.800 mayat yang dikenali sejauh ini.

Setelah perang Bosnia 1992-1995, Trbic melarikan diri ke AS tapi didapati bersalah melanggar Undang-Undang Imigrasi. Pada 2005 ia diserahkan ke Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY).

ICTY, yang mendakwa Trbic dengan tuduhan pembunuhan besar-besaran, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan pelanggaran undang-undang atau adat-istiadat perang, mengirim Trbic ke Bosnia untuk diadili pada Juni 2007.

Pengadilan kejahatan perang Bosnia dibuka pada 2005 untuk membantu mengurangi beban ICTY, yang merencanakan untuk mengakhiri tugas pada akhir 2010, mengambilalih kasus-kasus yang tergolong sedang atau rendah. [ant/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Charlie Hebdo Pasang Lagi Kartun Nabi Muhammad

Charlie Hebdo Pasang Lagi Kartun Nabi Muhammad

Asrama Al Azhar bantuan Indonesia tahap Perampungan

Asrama Al Azhar bantuan Indonesia tahap Perampungan

Malaysia Gelar Pameran Halal Internasional

Malaysia Gelar Pameran Halal Internasional

Dilecehkan, Polwan Kuwait Diperdebatkan Lagi

Dilecehkan, Polwan Kuwait Diperdebatkan Lagi

Bidik Kursi Bos Bank Sentral Uni Eropa, Lagarde Tinggalkan IMF

Bidik Kursi Bos Bank Sentral Uni Eropa, Lagarde Tinggalkan IMF

Baca Juga

Berita Lainnya