Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Al Fauzan: “Hari Nasional Tidak Bid’ah”

Bagikan:

Hidayatullah.com—Abdul Aziz Fauzan Al Fauzan, salah satu ulama Saudi, memfatwakan bahwa pengkhususan waktu tertentu untuk hari nasional bukanlah tergolong perbuatan bid’ah. Beliau menjawab demikian setelah menerima pertanyaan mengenai pengkhususan hari tertentu sebagai hari nasional, saat tampil di sebuah acara televisi, sebagaima ditulis dalam situs Risalah Al Islam, Kamis (24/9) lalu.

Beliau mengakui juga bahwa fatwa itu bertentangan dengan fatwa beberapa gurunya sebelumnya, yang melarang. “Saya tidak melihat adanya larangan syar’i untuk pengkhususan hari nasional, sebagaimana yang ada di setiap negara di dunia.” Beliau juga menilai bahwa hal itu serupa dengan adanya “Hari Guru”, “Hari Ibu”, “Hari Buruh”, “Hari Pohon”, “Hari AIDS”, serta sejenisnya.

Jawab kritikan

Disebabkan fatwa itu, Al Fauzan menerima kritikan yang menyebutkan bahwa hari nasional menyebabkan banyak kemungkaran di tempat-tempat umum dan pasar saat perayaan.

“Kalau Syeikh Al Fauzan mengunjungi tempat-tempat itu, beberapa saat saja, maka fatwa itu tidak akan keluar,” demikian isi surat tersebut. Dan si pengritik juga mengkhawatirkan bahwa perayaan hari nasional bisa menyerupai hari raya, padahal hari raya yang disyariatkan sudah jelas.

Al Fauzan sendiri sadar bahwa fatwa itu akan menimbulkan masalah dengan para guru dan sahabat-sahabat, yang menyelisihi pendapat itu. “Dan saya tidak mencari ridha penguasa maupun masyarakat, saya juga tidak mengatakan, kecuali setelah ditanya,” tulisnya.

Menanggapi kritikan itu, Al Fauzan menegaskan bahwa ia juga tidak setuju adanya kemungkaran yang terjadi tidak hanya saat hari nasional, tapi di setiap saat. Kemungkaran itu adalah perbuatan yang wajib ditolak.

Al Fauzan juga membedakan antara hari raya dan hari nasional. Menurutnya, hari raya adalah ibadah dan adat, sedangkan hari nasional hanyalah adat, sehingga pengadaan hari nasional tidak otomatis membuat hari raya baru. [tho/risal/hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Julius Malema Serukan Afsel Keluar dari Persemakmuran Inggris

Julius Malema Serukan Afsel Keluar dari Persemakmuran Inggris

Pemberontak Al Hautsi Culik 318 Warga, Termasuk Tokoh Ikhwanul Muslimin

Pemberontak Al Hautsi Culik 318 Warga, Termasuk Tokoh Ikhwanul Muslimin

Thailand Batalkan Rencana Pekerjakan Narapidana di Kapal Ikan

Thailand Batalkan Rencana Pekerjakan Narapidana di Kapal Ikan

Sekolah UNRWA di Yordania Berusia 86 Tahun Terancam Ditutup karena Risiko Bangunan

Sekolah UNRWA di Yordania Berusia 86 Tahun Terancam Ditutup karena Risiko Bangunan

Amerika Hanya Bisa Menyesal Atas Kelakuan Israel

Amerika Hanya Bisa Menyesal Atas Kelakuan Israel

Baca Juga

Berita Lainnya