Sabtu, 4 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Muslim di Belanda Shalat untuk Korban Gempa

Bagikan:

Hidayatullah.com–Shalat ghaib di masjid Turki SICN di Utrecht, Ahad, 4 Oktober, itu diikuti hampir seratus umat Islam dari segala usia. Ada remaja tujuh tahun dan kakek 69 tahun.

Jamaah shalat ghaib itu berasal dari berbagai lapisan muslim: Indonesia, Belanda, Suriname, dan juga para santri Turki yayasan Oranje Horizon.

Dipimpin imam dari Bina Dakwah, organisasi muslim Indonesia-Belanda di Utrecht, para jamaah melakukan shalat jenazah. Walaupun berbeda mazhab antara Indonesia yang kebanyakan Syafii dan Turki yang mayoritas Hanafi, namun shalat tampak sangat khidmat.

Hanya gerakan tangan ketika takbir saja yang membedakan Shalat berdiri itu. Muslim Indonesia biasa mengangkat kedua tangan ketika takbir, sedangkan umat dari Turki tangan tetap di dada.

Komunitas gabungan Indonesia, Turki, dan Belanda, itu sudah bekerja sama sejak setahun ini. George Muishout, Ketua Bina Dakwah menilai kerjasama ini bermanfaat.

“Kami bekerjasama dalam belajar membaca al Qur’an, ceramah, penyuluhan tentang Islam kepada masyarakat Belanda, buka puasa bersama. Dan shalat ghaib ini merupakan contohnya,”ujarnya.

Kebersamaan

Shalat jenazah itu dilakukan seusai shalat Dhuhur. Seperti biasa bacaan salat dilakukan dalam bahasa Arab, komunikasi dalam bahasa Belanda, kerapihan secara Turki, dan keramahan Indonesia.

“Selain berkirim doa, kebersamaan antarbangsa ini berencana menggalang dana untuk membantu korban gempa di Sumatera Barat, Rabu 30 September 2009,” tandas George, seorang bulmus (bule muslim) mengakhiri bincang. [rnwl/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Covid-19: Untuk Pertama Kalinya Yahudi Tak Boleh Migrasi ke Israel

Covid-19: Untuk Pertama Kalinya Yahudi Tak Boleh Migrasi ke Israel

Covid 19

Covid-19: Amerika Serikat Desak Warganya Tinggalkan Afghanistan

Harga Produknya Turun karena Barang Impor, Petani Prancis Blokir Jalan ke Spanyol dan Jerman

Harga Produknya Turun karena Barang Impor, Petani Prancis Blokir Jalan ke Spanyol dan Jerman

Milisi Syiah dan Kurdi Banjiri Mosul, Turki Mengaku ‘Tidak Akan Tinggal Diam’

Milisi Syiah dan Kurdi Banjiri Mosul, Turki Mengaku ‘Tidak Akan Tinggal Diam’

Boko Haram Dikabarkan Punya Pemimpin Baru

Boko Haram Dikabarkan Punya Pemimpin Baru

Baca Juga

Berita Lainnya