Ahad, 14 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Internasional

Sami Yusuf Lucurkan Single Terbaru “You Came to Me’

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sami Yusuf, penyanyi asal Inggris yang mengusung musik bernuansa Islam, baru-baru ini mengeluarkan single terbarunya berjudul ‘You Came to Me’. Single terbaru ini diluncurkan lewat website www.samiyusufofficial.com, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Musisi keturunan etnis Azeri ini dikenal sebagai pencipta dan penyanyi lagu bernuansa Islam dan menekankan isu-isu menyangkut umat manusia dan sosial global. Sami datang dengan revolusioner, membawa pesan cinta dan damai dengan cara yang sangat unik, dengan menyatukan budaya Timur dan Barat.

“Ketika pertama kali menulis dan menciptakan lagu, jenis musik ini benar-benar tidak mendapat tempat di pasar. Terkadang sewaktu bermain piano atau biola, saya juga tidak mengerti, apakah ini sebuah tindakan berani atau bodoh, untuk menciptakan musik di mana orang belum pernah menciptakan sebelumnya, genre musik yang tidak eksis, dan juga pasar yang cenderung tidak memiliki minat beli. Namun, inilah yang terjadi, sebuah karya tercipta tulus yang datang dari dalam hati saya,” kata Sami dalam pidatonya di Universitas Roehampton, London, bulan Juli lalu.

Pada kesempatan itu, dia mendapatkan penghargaan “Honorary Doctorate” dari universitas tersebut atas kontribusinya di bidang musik.

Lirik lagu yang dinyanyikan Sami bercerita tentang kecintaannya pada agama Islam dan pengajaran penuh kasih, yang bertujuan menunjukkan sebuah kebenaran dan gambaran tentang Islam di seluruh dunia. Meskipun lagu-lagunya memanjatkan nilai-nilai “tradisional”, seperti rasa cinta kasih pada orang tua dan perasaan iba pada orang lain, namun video yang ditampilkan tetap modern, bagus, dan kosmopolitan. Mengambil setting di jalan-jalan kota London, Istanbul, Delhi, dan Kairo.

Sami berusaha tidak hanya menyanyikan lagunya dalam bahasa Inggris, namun juga dalam bahasa Farsi, Turki, Arab, Bosnia, dan Urdu. Tujuannya adalah membuat musiknya menjadi sebuah pesan yang dapat diterima oleh generasi muda Muslim dan semua orang yang menginginkan perdamaian dunia ini.

Melihat kesuksesannya sampai sejauh ini, musik Sami benar-benar menarik hati para penggemarnya. Sejak tahun 2003, dua album pertama yang sudah diluncurkan terjual lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia, dan album ketiganya, yang termasuk di dalamnya  single ‘You Came to Me’ mendekati angka yang sama. Sami sudah membuktikan dapat menarik perhatian dunia, salah satunya dalam konser di Istanbul yang dihadiri sekitar 250.000 penggemarnya.

Memegang keyakinan

Lahir di tengah keluarga berlatarbelakang musisi dari etnis Azeri, Sami mempelajari beberapa instrumen alat musik dan menunjukkan keseriusannya dalam menyanyi dan menciptakan lagu di usia yang masih sangat muda.

Sami adalah seorang yang taat dan teguh memegang keyakinannya. Ia sering menunjukkan jiwa seni dan musiknya sebagai makna khusus yang membawa pesan cinta, belas kasihan, kedamaian, dan toleransi, untuk mendorong generasi muda agar bangga pada apapun identitas mereka.

Pernah belajar musik di beberapa institusi, dengan bimbingan komposer dan musisi terkemuka, termasuk komposer dari The Royal Academy of Music di London, sebuah institusi musik yang sangat terkenal. Meskipun dalam studinya di Inggris berjalan sangat baik dan lancar, Sami memiliki pemahaman yang kuat tentang budaya Timur Tengah (atau Maqams) dan sudah tidak asing lagi dengan tradisi musik di Negara Timur dan Barat.

Dua album pertama Sami sudah terjual lebih dari lima juta kopi di seluruh dunia. [syandra/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Masih Ada Perselisihan, Audit Hasil Pilpres Afghanistan Tertunda

Masih Ada Perselisihan, Audit Hasil Pilpres Afghanistan Tertunda

Jerman Tutup Pintu Perbatasan  dengan Lima Negara

Jerman Tutup Pintu Perbatasan  dengan Lima Negara

Serangan Tentara Prancis Tewaskan Militan Mali Amadou Koufa

Serangan Tentara Prancis Tewaskan Militan Mali Amadou Koufa

UE-AS Lancarkan Perang Diplomatik Baru Lawan Iran

UE-AS Lancarkan Perang Diplomatik Baru Lawan Iran

Saksi: 500 Imigran Sengaja Ditenggelamkan di Laut Malta

Saksi: 500 Imigran Sengaja Ditenggelamkan di Laut Malta

Baca Juga

Berita Lainnya