Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Hakim Australia Tuduh Pemimpin Islam “Rasis”

Bagikan:

Hidayatullah.com–Umat Islam di negeri kanguru, Australia, kembali mengalami kekalahan dalam perkara pengadilan. Pekan lalu, seorang hakim menolak gugatan penghujatan yang diajukan Keysar Trad, pendiri Islamic Friendship Association terhadap sebuah stasiun radio di Sydney. Bahkan Trad dicap sebagai seorang yang rasis terhadap Yahudi.

Penolakan klaim ini dikeluarkan Hakim Mahkamah Agung negara bagian New South Wales, Peter McClelland pekan lalu.

“Tidak diragukan lagi bahwa banyak pernyataan penggugat cenderung ofensif terhadap orang Yahudi dan homoseksual. Saya menilai pandangannya sebagai rasial,” tegasnya. Atas keputusannya itu, Trad berencana akan naik banding.

Trad menggugat stasiun Radio 2GB atas penghujatan tahun 2005, setelah seorang pembawa acara menyebutnya sebagai individu berbahaya dan memalukan yang memicu kekerasan, kebencian, dan rasisme, setelah unjuk rasa pada Desember 2005.

Pada 2007 seorang juri mendukung klaimnya. Namun McClelland malah membatalkan putusan itu dan condong pada 2GB serta memutuskan membatalkan kasus ini.

Trad adalah jurubicara Mufti Agung Australia, Sheik Tajeddin al-Hilaly. Al-Hilaly adalah ulama yang kerap berlawanan pandangan dengan orang Yahudi, setelah pidatonya di University of Sydney pada 1988 yang menuduh Yahudi sebagai penyebab semua perang yang mengancam perdamaian dan keamanan penghuni bumi.

Sejak itu Trad membela ulama kelahiran Mesir itu. Sheik al-Hilaly menggambarkan peristiwa Holocaust sebagai ‘kebohongan Zionis’ dan Israel adalah sebuah kanker.

Pada 2004 lalu usai berkhotbah di sebuah masjid di Sidon, Libanon, ketika Hilaly memuji para pembom bunuh diri, Trad menganggapnya sebagai ‘suara moderat’. [Jewish Telegraphic Agency/hat/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Larangan Hamil Tanpa Suami

Larangan Hamil Tanpa Suami

Turki Periksa Sekolah Swasta yang Mengkatrol Nilai Murid

Turki Periksa Sekolah Swasta yang Mengkatrol Nilai Murid

Gempa di Perbatasan Iran-Iraq, WNI Diimbau Tetap Waspada

Gempa di Perbatasan Iran-Iraq, WNI Diimbau Tetap Waspada

Tiga Tentara AS Tewas di Anbar

Tiga Tentara AS Tewas di Anbar

Prisoners of Conscience Rilis Jumlah Terbaru Tahanan Politik Arab Saudi

Prisoners of Conscience Rilis Jumlah Terbaru Tahanan Politik Arab Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya