Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Alwaleed, bukan Pangeran Negeri Dongeng

Bagikan:

¬†Hidayatullah.com–Pangeran Alwaleed bin Talal, pemilik Kingdom Holding Company (KHC), masuk dalam daftar “25 Orang yang Akan Mempengaruhi Keuangan Anda di Tahun 2009”, yang dikeluarkan oleh majalah US News & World Report. Meskipun kelesuan ekonomi dunia sedang terjadi, Pangeran Alwaleed relatif berhasil mempertahankan stabilitas portofolio KHC.

Pakar ekonomi mengatakan, hal itu dimungkinkan karena Pangeran menginvestasikan dananya di bidang yang beraneka ragam, dan strategi dalam investasi jangka panjangnya juga sukses dan memberikan hasil yang baik. Sehingga ia pun mendapat nama di dunia bisnis global.

Pangeran Alwaleed dikenal dengan kecermatannya dalam berspekulasi dan menggali kesempatan bisnis yang baru dan potensial sejalan dengan arah dan fluktuasi iklim ekonomi global.

KHC telah terdaftar di bursa saham Saudi Tawadul sejak tahun 2007. Sekarang KHC sedang mengejar dua proyek pembangunan real estate di Jeddah dan Riyadh, yang ditandai dengan peresmian 2 proyek besar Kingdom City dan Kingdom Tower –keduanya berlokasi di Jeddah– pada acara Towards the First World, sebuah pameran arsitektur yang digelar di Jeddah atas bantuan Penjaga 2 Masjid Suci Raja Abdullah bulan Oktober 2008.

Pemikiran unik dan progrresif dari Pangeran Alwaleed serta aktivitas sosialnya dengan para pemimpin seluruh dunia, pengambil keputusan, dan pengusaha, telah meletakkan dirinya dan Kingdom Holding dalam peta bisnis dunia. Terlebih lagi ia aktif membangun proyek sosial di tingkat lokal maupun internasional melalui bantuan kemanusian lewat Alwaleed Bin Talal Foundation.

Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh yayasan itu menyebar di berbagai benua, termasuk Afrika dan Asia. Ia sangat aktif di bidang kemanusiaan sehingga pada tahun 2007 dianugerahi penghargaan “Special Award for Philanthropy” oleh majalah Arabian Business.

Pangeran Alwaleed juga dikenal sebagai pendukung dialog budaya dan agama antara dunia Timur dan Barat guna mencapai toleransi dan saling pengertian, yang mana hal itu sejalan dengan inisiatif Raja Abdullah. Berkaitan dengan hal itu majalah Time memasukkan namanya dalam edisi “Time 100” di antara 12 orang “Power Givers” karena telah mengangkat citra sejarah dan kebudayaan Islam ke penjuru dunia di tahun 2007.

Pengakuan terhadap prestasi Alwaleed telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun, dan yang paling akhir adalah dinobatkan sebagai “Top Single Investor” di Arab Saudi oleh surat kabar Al-Jazeerah. Persentasi kepemilikan Pangeran Alwaleed di KHC mencapai 95 persen, merupakan yang terbesar yang dimiliki oleh investor perorangan. Ia juga masuk dalam rangking 25 milyarder teratas tahun 2009 yang dibuat oleh Forbes. Ia merupakan investor swasta terbesar di Bursa Saham Saudi.

Majalah Arabian Busines menempatkannya pada posisi teratas daftar “100 Most Powerful Arab” selama 4 tahun berturut-turut. Dan di tahun 2008, majalah Institutional Investor menempatkannya di tempat pertama dalam daftar “Most Powerful Figures” di bidang keuangan. Sementara majalah European Business memilihnya sebagai orang Arab terkaya nomor 1 di dunia.

Dan berdasarkan hasil poling tahunannya, majalah Zahrat Al-Khaleej memilihnya sebagai “Entertainment Personality of the Year.”¬†Surat kabar The Times menempatkan Alwaleed pada urutan 5 dalam daftar “25 Shaping Tomorrow World of Middle East Business.” Forbes memberinya ranking 1 dalam daftar 20 Orang Terkaya di Timur Tengah. Majalah Institutional Investor memasukkannya dalam daftar “World’s Most Powerful & Influential” di edisi ulang tahun majalah ke-40.

Majalah Arabian Business memilihnya masuk daftar “Top of the 50 Richest Arabs.” Majalah Almaal wal Aalam melakukan poling dan hasilnya Pangeran Alwaleed menjadi Economic Personality of the Year seantero dunia Arab. Dan tahun 2005, Pangeran Alwaleed berada dalam daftar Asia’s 25 most powerful di majalah Fortune. [di/arbn/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa Amerika Pengacau di Tahrir Dibebaskan

Mahasiswa Amerika Pengacau di Tahrir Dibebaskan

Menag dan Rabithah Alam Islami Kerjasama Pengembangan Umat Islam Indonesia

Menag dan Rabithah Alam Islami Kerjasama Pengembangan Umat Islam Indonesia

Musim Umrah Dimulai Ribuan Jamaah Berdatangan

Musim Umrah Dimulai Ribuan Jamaah Berdatangan

Setelah di Kuba, Amerika Peringatkan Warganya Soal Gangguan Suara Misterius di China

Setelah di Kuba, Amerika Peringatkan Warganya Soal Gangguan Suara Misterius di China

Mesir Selidiki Kasus Penjualan Anak ke Eropa

Mesir Selidiki Kasus Penjualan Anak ke Eropa

Baca Juga

Berita Lainnya